Copot Waring Hitam di Kali Sentiong, Pemprov DKI Targetkan Dinding Turap Harus Rampung Akhir Tahun

Teguh menjelaskan, bahwa kotrak kerja terkait dengan pembangunan dinding turap tersebut, sudah berjalan sejak bulan Juni 2018.

Copot Waring Hitam di Kali Sentiong, Pemprov DKI Targetkan Dinding Turap Harus Rampung Akhir Tahun
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Teguh Hendrawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/11/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemasangan dinding turap atau sheetpile di Kali Sentiong atau Kali Item, Kemayoran Jakarta Pusat harus selesai tahun ini.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah mencopot waring hitam yang dipasang pada saat Asian Games 2018 untuk menekan bau menyengat yang bersumber dari kali tersebut.

"Saya udah bersurat dengan Pak Gubernur, mohon izin waring hitam kita cabut agar selesai untuk pembangunan sheetpile untuk sisi kanan dan sisi kirinya. Makanya waring sudah kita cabut. Karena kontrak pelaksanaan sudah mulai jalan bertahap, dan tahun ini harus sudah selesai," kata Kadis SDA DKI Jakarta, Teguh Hendrawan saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Teguh menjelaskan, bahwa kotrak kerja terkait dengan pembangunan dinding turap tersebut, sudah berjalan sejak bulan Juni 2018.

Namun karena dilakukan secara bertahab maka aliran kali sentiong disekitar Wisma Atlet baru mulai terealisasi belum lama ini dengan panjang dinding turap sekitar 5 kilometer.

"Soalnya pembangunan itu harus bertahap, seperti misalnya cek di Kali Grogol, Palmerah, sampai Jalan Raya kemanggisan itu panjangnya kanan kiri sekitar 4 Kilometer. Progress pengerjaannya Sudah berjalan. Sekarang, sudah diatas 60 persen. Kita kejar per-15 Desember selesai semua," ungkapnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta telah memasang waring hitam untuk menutupi kali tersebut saat pergelaran Asian Games 2018 berlangsung.

Waring tersebut diketahui bisa mengurangi evaporasi dari permukaan air sehingga diharapkan dapat mengurangi potensi aroma menyengat.

Belum lama terpasang, kain tersebut dikabarkan sudah mulai dicopot sejak Senin (12/11/2018) lalu.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved