Motor Hasil Begal di Pondok Aren Dijual Pelaku Secara Online
Komplotan begal terjaring setelah melancarkan aksinya di bilangan Sektor 7 Bintaro, Paondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Komplotan begal yang terjaring setelah melancarkan aksinya di bilangan Sektor 7 Bintaro, Paondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (13/11/2018) lalu, menjual sepeda motor rampasannya melalui media sosial Facebook.
Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, ketiga terduga pelaku komplotan begal itu adalah RH (16) asal Ciputat, MAS (17) warga Pamulang dan Muhamad Ichsan (18) juga warga Ciputat.
Mereka berhasil diringkus aparat kepolisian tak sampai 24 jam melancarkan aksinya, tepatnya pada pukul 16.00 WIB.
Dari keterangan terduga pelaku, Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, memaparkan, sepeda motor bebek hasil begal menggunakan senjata tajam itu sudah terjual setelah dipasarkan melalui Facebook.
"Berdasarkan patroli cyber yang dilakukan personel Team Vipers, kemudian diketahui para tersangka melakukan transaksi motor hasil kejahatan melalui perantaraan edia sosial Facebook dengan metode COD (Cash on Delivery)," terang Yurikho, Kamis (15/11/2018).
• Tiga Pelajar Komplotan Begal Bersenjata Celurit Bawa Kabur Motor di Bintaro
• Lampu Penerangan di Jalan Juanda Depok Kembali Padam, Warga Khawatir Aksi Begal Terjadi
Pada saat beraksi, ketiga orang komplotan pepet rampas itu melakukannya bersama-sama sambil berboncengan tiga orang.
RH berperan sebagai pengendara motor, sesangkan Ichsan yang menarik korban hingga jatuh.
"MAS berperan membawa senjata tajam jenis celurit," terangnya.
Polisi pun sudah menghubungi orang tua, pihak Bapas dan P2TP2A untuk mendampingi terduga pelaku, agar dapat dimintai keterangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-begal-motor_20180831_114134.jpg)