Satu Keluarga Tewas

Pemilik Kontrakan Jalankan Skenario dari Polisi Lacak Terduga Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi

Terduga pelaku HS mulanya sempat ingin atau berpura-pura mengontrak di kontrakan tersebut. Dia ditangkap usai skenario polisi dengan pemilik kontraka

Pemilik Kontrakan Jalankan Skenario dari Polisi Lacak Terduga Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Kawasan komplek kontrakan Ammera di Kampung Rawa Lintah RT 01, RW 02, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, yang sempat jadi lokasi singgah terduga pembunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG UTARA - Alif Baihaqi (28) pemilik Kontrakan Ammera yang terletak di Kampung Rawa Lintah RT 01, RW 02, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, membeberkan proses pelacakan terduga pembunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi.

Terduga pelaku yang berinisal HS, mulanya sempat ingin atau berpura-pura mengontrak di kontrakan tersebut. Alif menuturkan, terduga pelaku datang pada Selasa (13/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Dia cuma 10 menitan di kontrakan saya, dia datang, liat kamar, naruh mobil, terus balik lagi, jalan kaki baliknya," kata Alif, Kamis (15/11/2018).

Awal mula polisi mengetahui keberadaan mobil lantaran pihaknya melaporkan temuan mobil yang belakangan menang dicari polisi. Selain itu, salah satu penghuni kontrakannya mengaku kenal dengan terduga pelaku.

"Jadi pas pagi hari dia (pelaku datang) salah satu penghuni ada yang melihat kenal muka, dia bilang pernah satu kantor di PT Ustra Tampil Indonesia, karena hanya kenal muka dan gak kenal nama dan gak kenal dekat, jadi biasa aja gak terlalu menghiraukan," jelas dia.

Ketika penghuni kontrakan yang kenal dengan terduga pelaku berangkat kerja, di kantor rupanya sudah banyak polisi yang mencari informasi. Namun saat di kantor, penghuni tersebut tidak memberikan informasi apapun kepada polisi.

Ketika pulang ke kontrakan, barulah sang penghuni yang kenal dengan terduga pelaku cerita dengan pengelola kontrakan, bahwa orang yang tadi pagi ingin menyewa kontrakan merupakan buronan polisi terkait kasus pembunuhan di Bekasi.

"Subuhnya karyawan itu cerita ke saya, saya panggil si A (penghuni kontrakan yang kenal dengan terduga pelaku), dari cerita itu, ceritanya sama persis dengan kejadian di Bekasi. Akhirnya, pagi itu kita lapor ke Polres. 'Bener nggak mobilnya itu' oh iya bener. Kata Polres Metro Bekasi," ungkap Alif.

Setelah itu, polisi langsung mendatangi lokasi pada Rabu (14/11) pagi. Mihat mobil Nissan X-Trail dan kamar kontrakan yang hendak disewa terduga pelaku HS.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved