Pengemudi Becak Dikabarkan Bakal Sambangi Gedung DPRD DKI, Begini Respon Ketua Fraksi PDIP

Bahkan menurutnya ia akan mempersilahkan para pengemudi becak datang untuk berdiskusi secara bersama-sama.

TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Para tukang becak yang sedang mangkal di shelter becak Pasar Pejagalan, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Para pengemudi becak di wilayah DKI Jakarta, dikabarkan akan mendatangi gedung DPRD DKI Jakarta pada akhir November 2018 mendatang.

Hal tersebut dilakukan lantaran banyak anggota DPRD DKI Jakarta khususnya fraksi Partai PDIP ngotot untuk menolak soal rancangan Peraturan Daerah (Perda) terkait pengoperasian becak.

"Gak apa apa. Nanti kita diskusi," kata Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono beri tanggapan, Kamis (15/11/2018).

Gembong, mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut. Bahkan menurutnya ia akan mempersilahkan para pengemudi becak datang untuk berdiskusi secara bersama-sama.

"Gak ada masalah. Wong kita mau naikin harkat dan martabat mereka kok. Caranya ya alih profesi. Misalkan kalau (pengemudi) yang muda, ya diberikan pelatihan nyetir, diberikan SIM, terus kita salurkan jadi sopir di kelurahan untuk mendukung kinerja PPSU. Setiap kelurahan kan ada kendaraan oprasional, nanti kita coba dorong kesana. Mereka dapat penghasilan UMP, jaminan kesehatan gitu. Bukan kita pertahankan jadi pengayuh becak," kata Gembong.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Terbahak-bahak Dengar Istilah Beol Cepirit

Ini Calon Wagub DKI yang Didukung Sandiaga Uno

Diketahui, sebelumnya Gembong mengatakan bahwa dirinya tak setuju jika becak kembali beroperasi di Jakarta.

Sebab, selain sudah tertinggal zaman, mengayuh becak dinilai sebagai pekerjaan yang kurang manusiawi. Apalagi pekerjaan tersebut membutuhkan tenaga yang luar biasa untuk tetap terus mengayuh dari satu titik ke titik lainnya.

"Dioprasikan di Jakarta kan udah gak manusiawi, karena di era digitalisasi, masa kita masih menggunakan transportasi dari tenaga manusia. Gak manusiawi. (Makanya) Fraksi PDIP merekomendasi kepada Gubernur (Anies) untuk mengalih profesikan tukanh becak ke profesi yang lebih manusiawi," pungkasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved