Satu Keluarga Tewas

Pembunuhan Satu Keluarga: Bapak Kos yang Terbuang, Dendam Hingga Undangan Cari Persiapan Natal

Dendam melandasi Haris Simamora menghabisi suami istri Diperum Nainggolan, Maya Ambarita, dan kedua anak mereka Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan.

Pembunuhan Satu Keluarga: Bapak Kos yang Terbuang, Dendam Hingga Undangan Cari Persiapan Natal
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Haris Simamora memakai baju oranye di dalam mobil Sat Resmob Polda Metro Jaya setelah diminta menunjukkan linggis di Kalimalang, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dendam melandasi Haris Simamora menghabisi nyawa pasangan suami istri Diperum Nainggolan, Maya Ambarita, dan kedua anak mereka Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan.

Haris Simamora membunuh Diperum dan Maya pada Senin (12/11/2018), saat keduanya sudah tertidur di ruang televisi rumah mereka di Jalan Bojong Nangka 2, RT 02/RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Saksi mata Feby Lofa adalah orang yang pertama kali mengetahui Diperum dan Maya sudah bersimbah darah dari luar jendela rumah korban pada Selasa (13/11/2018) pagi.

Mulanya ia memanggil salah satu anggota keluarga namun tak ada tanggapan.

Feby lalu mengetuk pintu rumah sekitar pukul 06.30 WIB dan penasaran membuka jendela si empunya rumah.

Dari sanalah ia menyaksikan tubuh suami istri itu sudah tak bergerak.

Informasi ini mendorongnya memanggil warga dan Ketua RT setempat, sampai akhirnya polisi datang ke lokasi perkara.

TribunJakarta.com mencoba menghimpun sejumlah fakta yang melatarbelakangi Haris Simamora sampai tega membunuh Diperum dan tiga anggota keluarganya.

Bapak kos yang tersingkir

Bukan Diperum dan keluarganya yang lebih dulu dipercaya mengelola toko sembako dan 28 kos-kosan, tapi Haris. 

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved