Satu Keluarga Tewas

Pembunuhan Satu Keluarga: Bapak Kos yang Terbuang, Dendam Hingga Undangan Cari Persiapan Natal

Dendam melandasi Haris Simamora menghabisi suami istri Diperum Nainggolan, Maya Ambarita, dan kedua anak mereka Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan.

Pembunuhan Satu Keluarga: Bapak Kos yang Terbuang, Dendam Hingga Undangan Cari Persiapan Natal
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Haris Simamora memakai baju oranye di dalam mobil Sat Resmob Polda Metro Jaya setelah diminta menunjukkan linggis di Kalimalang, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/11/2018). 

Saat dikelola Haris, prosepek bisnis toko kelontong sekaligus agen rokok itu kurang terlihat signifikan.

Berbeda setelah dikelola pasangan suami istri Diperum dan Maya.

"Sekarang setiap hari pasti ada saja kirim barang berboks-boks," kata Lina.

Bisnis toko kian maju berkat Diperum yang pandai berbisnis.

Korban semasa hidup mampu menyuplai berbagai barang, sampai bisnisnya berkembang.

"Setahu saya emang pinter bisnisnya itu setiap hari bisa kirim barang banyak, dia juga main di Bukalapak juga," jelas dia.

Sembiring, tetangga belakang rumah korban mengatakan, bisnis toko kelontong yang dijalani keluarga Diperum omzetnya mencapai miliaran rupiah.

"Saya kenal keluarganya, memang dia itu (Diperum) pandai berbisnis, omzetnya itu bisa sampai miliaran karena sudah maju usahanya," jelas dia.

Sakit hati dibangunkan dengan kaki

Rupanya, sakit hati yang Haris pendam selama ini melahirkan dendam. Sehingga ia memutuskan rencana untuk menghabisi Diperum beberapa hari sebelumnya. 

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved