Nyicil Emas Bisa Pakai Sampah di RKBN Pulo Kambing

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan merilis terobosan baru dengan meluncurkan program Nyimas.

Nyicil Emas Bisa Pakai Sampah di RKBN Pulo Kambing
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah pembina dan beberapa siswa yang sedang berkunjung ke RKBN Pulo Kambing, Cakung, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Saat musim hujan tiba, biasanya sampah menjadi salah satu sumber penyebab banjir, khususnya di kota besar seperti Jakarta.

Seringkali sampah menyebabkan saluran air tersumbat sehingga kali atau sungai meluap saat hujan deras melanda suatu wilayah.

Tapi siapa sangka, di Rumah Kreatif Bersatu Nusantara (RKBN), sampah dapat ditukarkan dengan emas.

Ya ini merupakan ide dari Vera Nofita, warga RW 02, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Ia merupakan salah satu tokoh penggagas RKBN Pulo Kambing.

Melalui RKBN, Vera berharap perekonomian warga dapat berkembang.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan merilis terobosan baru dengan meluncurkan program Nyimas.

"Nyimas ini nyicil emas. Nanti, nyicil emas disini bisa pakai nilai sampah yang ditabung atau dikumpulkan," kata Vera.

Dikatakan Vera, program ini dibuat untuk mendorong masyarakat menjaga lingkungannya sekaligus mewujudkan keinginan warga memiliki perhiasan emas.

"Mudah-mudahan apa yang didampakan bisa tercapai, emas dapat, lingkungan juga bersih," ujarnya.

Pencarian Barang Bukti Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Dihentikan, Ini yang Dilakukan Polisi

Penjelasan Ketua KPU Soal Pengidap Gangguan Jiwa Bisa Gunakan Hak Pilih Hingga Kampanye Tahun Depan

Tak hanya itu, diharapkan RKBN dapat dijadikan wadah bagi warga untuk memunculkan kreatifitas dan kepedulian akan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

"Nilai positifnya banyak, bisa menciptakan lingkungan bersih, lapangan pekerjaan, penghijauan, berbagi ilmu pengetahuan, dan sebagai ruang interaksi bagi anak," ujar kepada awak media, Sabtu (17/11/2018).

Ia menjelaskan, seluruh kegiatan yang ada di RKBN, seperti koperasi, bank sampah, karya kreasi, agrikultur, dan wisata edukasi dapat diikuti oleh seluruh warga.

"Semua warga bisa ikut serta karena ini memang dibentuk untuk warga," ucapnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved