Sempat Diprotes Warga, Pembangunan Halte Transjakarta di Sekitar JPM Tanah Abang Kembali Dilanjutkan
Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan protesnya warga karena masalah akses jalan di sekitar lokasi pembangunan.
Penulis: Leo Permana | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pembangunan halte Transjakarta di sekitar Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang sempat terhambat dikarenakan warga protes.
Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan protesnya warga karena masalah akses jalan di sekitar lokasi pembangunan.
"Yang dipermasalahkan dari masyarakat soal akses jalan saja di area pembangunan halte Transjakarta," katanya di lokasi, Senin (19/11/2018).
Ia pun menegaskan halte itu dibuat untuk masyarakat juga, bukan untuk dagang.
"Nanti masyarakat yang turun dari JPM bisa berganti moda transpotasi di sini, baik itu Jaklingko, Transjakarta," ungkapnya.
"Jadi ini kan ada kendala antara Sarana Jaya, kita tegasin lagi tadi buru-buru ditutup saja hari ini, yang dibuka di sana (akses jalan ke satu gang)," lanjut dia.
Irwandi menyampaikan bila permasalahan sudah selesai.
• Taufik Kurniawan Masih Menjabat Wakil Ketua DPR Meski Berstatus Tersangka Kasus Korupsi
• Pengacara Vicky Prasetyo Menduga Pria yang Ada di Kamar Angel Lelga Artis Pendatang Baru
Kalau pun ada masalah lagi, ia menilai pihak RTnya tidak berhasil menjadi RT.
"Pihak RT harus mendukung baik pemerintah ataupun pemda bukannya menghambat pemda," tegasnya.
"Biar dia mensuarakan suara masyarakat tapi ada juga yang kita ikutin, kalau bisa kita akomodasi, kita akomodasi," tambah dia.
Sekedar informasi, JPM Tanah Abang diagendakan selesai pengerjaanya pada 23 November 2018 oleh Sarana Jaya.