Residivis Kasus Penganiayaan, Ini Rekam Jejak Preman Berdarah Dingin Pembunuh di Diskotek Bandara

"Keduanya setelah keluar masih melakukan aksi serupa. ‎Mereka berkelompok dan memang merupakan kelompok preman," kata Edy.

Residivis Kasus Penganiayaan, Ini Rekam Jejak Preman Berdarah Dingin Pembunuh di Diskotek Bandara
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi menunjukan barang bukti pengeroyokan yang menewaskan dua pengunjung Diskotek Bandara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pelaku pembunuhan di Diskotek Bandara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat merupakan kelompok preman yang kerap berbuat onar.

Bahkan, dua pelaku yang diamankan di Bangka Belitung pada Minggu (18/11/2018) yakni Frengki Manu alias Hengki (26) dan Julius Umu alias Bobi (38) diketahui merupakan residivis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan kedua pelaku ini memiliki catatan kriminal di wilayah Jakarta Barat.

Menurutnya, pada tahun 2013 silam, Hengki pernah mendekam selama 2 tahun 8 bulan di Rutan Salemba lantaran menganiaya pedagang di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"‎Dia ini yang menganiaya ibu-ibu penjual kopi yang kemaluannya ditetesin plastik yang dibakar di dekat pintu Tol Kebon Jeruk‎," kata Edy di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (20/11/2018).

Polisi Ungkap Peran Preman Sadis Pelaku Pengeroyokan yang Sebabkan Seorang Tewas di Diskotek Bandara

Edy menjelaskan catatan kriminal tak jauh berbeda juga dialami Bobi yang pernah berurusan dengan Polsek Kembangan, Jakarta Barat.

Kala itu Bobi melakukan pengeroyokan di Taman Aries, Kembangan, dan mendekam selama 1,5 tahun di Rutan Salemba.

"Keduanya setelah keluar masih melakukan aksi serupa. ‎Mereka berkelompok dan memang merupakan kelompok preman," kata Edy.

Edy menjelaskan peran kedua preman itu  dalam kasus pembunuhan di Diskotek Bandara, pada Kamis (17/10/2018) lalu.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved