Satu Keluarga Tewas

Haris Simamora Bawa Ambil Uang Rp 2 Juta dan Empat Ponsel Bekal Kabur

Adegan per adegan Haris Simamora peragakan di lokasi pembunuhan Diperum Nainggolan dan tiga anggota keluarganya di kediaman korban, Rabu (21/11/2018).

Haris Simamora Bawa Ambil Uang Rp 2 Juta dan Empat Ponsel Bekal Kabur
Tribunnews.com
Haris Simamora memperagakan 37 adegan dalam kasus pembunuhan Diperum Nainggolan dan tiga anggota keluarganya di rumah korban di Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Bekasi , Jawa Barat, Rabu (21/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Adegan per adegan Haris Simamora peragakan di lokasi pembunuhan Diperum Nainggolan dan tiga anggota keluarganya di kediaman korban, Rabu (21/11/2018).

Dalam reka ulang pembunuhan satu keluarga ini ada 61 adegan dari kedatangan pelaku ke rumah korban hingga penangkapannya oleh polisi di sebuah saung di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.

Setelah membunuh Diperum Nainggolan dan anggota keluarganya, Haris Simamora sempat masuk ke dalam kamar korban.

Ia mengambil uang Rp 2 juta yang tersimpan di dalam laci dan empat ponsel milik korban.

Setelah itu, Haris Simamora begegas mengemas barang termasuk linggis untuk menghabisi nyawa Diperum dan Maya.

Keluar dari rumah tersebut, Haris Simamora membawa kabur mobil Nissan X-Trail nomor polisi B1075OUG milik kakak korban, Doglas Nainggolan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan, polisi menemukan mobil yang dibawa pelaku di sebuh kompleks kontrakan di Cikarang Utara, Bekasi.

"Dia masuk ke kamar ambil uang Rp 2 juta dan handphone korban ada empat dan kunci mobil untuk melarikan diri," jelas Indarto di lokasi kepada wartawan.

Indarto menambahkan, dari 32 adegan di lokasi pembunuhan, secara keseluruhan sama dengan apa yang menjadi pengakuan korban di hadapan penyidik.

Jika dilihat dari hasil Labfor luka yang diterima korban dengan cara tersangka melakukan aksi pembunuhan dirasa cukup sesuai.

Rekontsruksi juga akan dilakukan di lokasi tersangka saat menitipkan mobil, lanjut ke tempat kos tersangka di Cikarang, kemudian Terminal Kali Jaya, Cikarang, saat pelaku hendak kabur ke Garut.

"Kecocokan keterangan saksi dengan adegan, ya sejuah ini cocok, dan sesuai juha dengan olah TKP pneyidik dan otopsi pada luka korban, cara tersangka membunuhnya itu diperagakan," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved