Keluarga Dufi Tidak Mengenal Pelaku Pembunuhan

Keluarga juga ditanyai apakah mengenal sosok pelaku yang sudah ditangkap, dengan hanya ditunjukkan foto oleh aparat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Rumah duka, Abdullah Fithri Setiawan, atau yang karib disapa Dufi, cluster Catalina, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Keluarga almarhum Abdullah Fithri Setiawan, alias Dufi (43) mengaku tidak mengenal satu orang pelaku yang sudah berhasil ditangkap pihak Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ), pada Selasa sore (20/11/2018) lalu.

Pihak keluarga dihubungi pihak PMJ pada sore itu juga, dan diminta datang untuk ditanyakan sejumlah keterangan untuk keperluan berita acara pemeriksaan (BAP).

Sang adik, Muhammad Ali Ramdhani, bersama istri Dufi, Bayu Yuniarti Hendriyani, dan anak tertuanya, Nabila Rifdah Ramdoniyati, mendatangi PMJ pada sekira pukul 23.30 WIB.

Di rumah duka, cluster Catalina, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Ramdhani menjelaskan, ia ditanyai sejumlah pertanyaan terkait barang bukti berupa, kartu identitas, seperti KTP, SIM A, SIM C, NPWP dan dua buku tabungan yang berada di satu tas hitam.

Sang sulung, mengenali tas selempang hitam yang biasa dibawa ayahnya kerja.

"Iyah ini punya papah," ujar Ramdhani menirukan ucapan Nabila.

Selain terkait barang bukti yang ditemukan dari hasil penggeledahan pelaku M Nurhadi (35) di kediamannya di Bekasi, keluarga Dufi juga ditanyai hal pekerjaan dan kronologis berangkatnya almarhum yang terakhir kali pada Jumat (16/11/2018) lalu itu.

Ramdhani pun menjelaskan keberangkatan almarhum yang menggunakan mobil Inova putih tahun 2012, lengkap dengan waktu dan tujuan yang diketahui keluarga, yakni hendak ke stasiun Rawa Buntu, untuk selanjutnya menuju Menteng, menyelesaikan pekerjaannya di tvMu, televisi Muhammadiyah.

Keluarga juga ditanyai apakah mengenal sosok pelaku yang sudah ditangkap, dengan hanya ditunjukkan foto oleh aparat.

"Kami tidak mengenal, dari keluarga maupun istri dari almarhum," tegasnya.

Dalam Kurun Waktu Satu Bulan Terjadi 3 Kasus Pembunuhan di Jabodetabek

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Musnahkan Barang Bukti Mulai dari Narkoba Hingga Pistol

Bacok Dua Remaja Saat Tawuran, Tiga Orang Diamankan Aparat Polsek Tambora

Kemungkinan pelaku tertangkap merupakan rekan bisnis almarhum, juga ditepis keluarga. Sang adik mengatakan, almarhum Dufi tidak jarang mengenalkan rekan bisnisnya kepada keluarga, terlebih sang istri.

Ia juga sudah menghubungi sejumlah kolega Dufi untuk menanyakan hal sosok pelaku, namun mereka semua mengaku tidak mengenalnya.

Pihak keluarga hanya dimintai keterangan seputar barang bukti dan pelaku. Polisi belum memberi tahu motif dan modus dari terduga pelaku.

"Jadi kami hanya diminta keterangan terkait hal tersebut," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved