Ngetem Dekat Perlintasan Kereta, Tiga Bus Kopaja Diderek Petugas Dishub di Kalibata

"Penertiban ini juga berasal dari laporan masyarakat. Setelah perlintasan kereta api itu biasanya laju kendaraan terhambat karena ada bus-bus itu."

Ngetem Dekat Perlintasan Kereta, Tiga Bus Kopaja Diderek Petugas Dishub di Kalibata
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sebanyak 3 bus Kopaja ditertibkan oleh petugas Sudin Dishub Jakarta Selatan pada Rabu (21/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Sejumlah petugas Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Selatan menertibkan sebanyak tiga bus Kopaja jurusan Kampung Rambutan-Blok M T.57 yang melanggar aturan karena mengetem sembarangan.

Penertiban ini juga didasari atas keresahan dan keluhan masyarakat mengenai bus-bus yang parkir sembarangan sehingga menyebabkan kemacetan di jalan tersebut.

Bus-bus Kopaja itu acapkali berhenti di dekat perlintasan kereta Stasiun Duren Kalibata dari arah TMP Kalibata menuju Condet.

Hal itu diungkapkan oleh Pengawas Penderekan Sudin Dishub Jakarta Selatan, Sukedi Saleh.

"Penertiban ini juga berasal dari laporan masyarakat. Setelah perlintasan kereta api itu biasanya laju kendaraan terhambat karena ada bus-bus itu. Ini aduan dari masyarakat," terangnya kepada TribunJakarta.com, Rabu (21/11/2018) di lokasi.

Namun, petugas Dishub tidak berhasil menangkap sejumlah mikrolet yang melanggar aturan.

Sebanyak 3 bus Kopaja ditertibkan oleh petugas Sudin Dishub Jakarta Selatan pada Rabu (21/11/2018).
Sebanyak 3 bus Kopaja ditertibkan oleh petugas Sudin Dishub Jakarta Selatan pada Rabu (21/11/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Padahal, mikrolet itu turut memberi sumbangsih kemacetan di wilayah tersebut.

"Mikrolet banyak yang mengetem di situ, tapi saat kita datang, mereka langsung kabur," katanya.

Nantinya, sopir bus yang terjaring razia itu akan membayar sejumlah denda karena melanggar aturan.

Setelah membayar denda, bus-bus tersebut diperbolehkan kembali beroperasi.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved