Wali Kota Jakarta Timur Ajak Lulusan SMP untuk Masuk SMK

Menurut Anwar, pendidikan SMK menempati posisi penting dalam menompang keberhasilan, tumbuh kembangnya industri dan kewirausahaan di tanah air

Wali Kota Jakarta Timur Ajak Lulusan SMP untuk Masuk SMK
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar menghadiri Gebyar Prakarya SMK dan SMP 2018 wilayah II bertempat di Auditorium SMKN 24 Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (21/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengajak para lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk mendaftar masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Hal tersebut disampaikan Anwar usai membuka lomba keterampilan siswa SMK dan SMP tahun 2018, di SMK Negeri 24 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

“Kami sengaja mengikut sertakan siswa-siswi SMP, dengan tujuan untuk memotivasi adik-adik SMP agar berminat masuk ke SMK, acara ini dihadiri bukan hanya dari lingkungan sekolahan tetapi masyarakat pun bisa hadir,” ujar Anwar, Rabu (21/11/2018).

Menurut Anwar, pendidikan SMK menempati posisi penting dalam menompang keberhasilan, tumbuh kembangnya industri dan kewirausahaan di tanah air.

Karena lulusan SMK merupakan tenaga-tenaga terampil calon-calon pelaku industri kreatif dan kewirausahaan yang dicetak melalui pendidikan vokasi termasuk SMK.

“Dengan beragam jurusan atau keahliannya, SMK menghasilkan lulusan yang siap untuk bekerja di industri maupun berwirausaha sendiri sesuai keahliannya,” ujar Anwar.

Wali Kota Jakarta Timur Buka Gebyar Lomba Prakarya SMK dan SMP 2018

Tukang Bentor Tikam Janda Muda di Hotel: Kenalan Lewat Facebook, Emosi Hanya Sekali Hubungan Badan

Adapun lomba Prakarya SMK dan SMP 2018 tersebut, dibuka langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar di Auditorium SMK Negeri 24 Bambu Apus, Jakarta Timur.

Selain lomba, dalam acara tersebut juga diadakan gebyar pameran dan bazar produk kreatif dan inovatif dari para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaksanakan selama dua hari, terhitung sejak tanggal 21 – 22 November 2018.

“Saya menghimbau agar sekolah bisa memberikan motivasi yang membangun kepada para siswa, para pembina diharapkan dapat memberi sentuhan dan perhatian kepada siswa/siswi SMK agar memiliki kreatifitas dan inovasi, dengan tujuan agar mereka bisa bersaing di jaman sekarang ini," ujar Anwar.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved