Terbukti Bersalah dan Dihukum Percobaan, Caleg Perindo David Rahardja Terima Putusan Hakim

David terbukti bersalah usai melakukan tindak pidana politik uang, dan dirinya mengakui hal tersebut sebagai kelalaiannya.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Caleg Perindo David H Rahardja mengikuti sidang putusan pidana pemilu di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (22/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Caleg Perindo David Rahardja mengaku puas akan putusan Majelis Hakim dalam sidang tindak pemilu, Kamis (22/11/2018), di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

David menerima keputusan hakim yang memvonisnya dengan hukuman kurungan 6 bulan penjara serta denda Rp 5 juta subsider satu bulan penjara dengan masa percobaan selama 10 bulan.

David terbukti bersalah usai melakukan tindak pidana politik uang, dan dirinya mengakui hal tersebut sebagai kelalaiannya.

"Saya menerima keputusan tersebut karena memang ada kesalahan yaitu tidak memberi tahu, administrasi lah. Tetapi, saya sudah berjanji tidak akan mengulangi," ucap David selepas persidangan sore ini.

Kuasa Hukum David Rahardja, Ricky Margono juga menyambut baik amar putusan yang dibacakan Hakim Ketua Taufan Mandala.

Ricky mengakui adanya ketidaksengajaan yang kliennya lakukan saat membagi-bagikan minyak goreng dan stiker kampanye pada hari pertama masa kampanye pemilu 2019, 23 September 2018 lalu.

"Memang tidak bisa dipungkiri ada ketidaksengajaan yang dilakukan oleh klien kami dalam melakukan kampanyenya saat itu. Karena kampanye dilakukan pada hari pertama ketika kampanye itu dinyatakan boleh terbuka," ucap Ricky.

Video Karangan Bunga Banjiri Polres Metro Jakarta Barat Sehari Usai Tangkap Hercules

Polemik Pidato Prabowo Subianto Soal Tukang Ojek, Fadli Zon: Bukan Berarti Menghina

Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim kepada David lebih rendah daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum Fedrik Adhar dan Erma Octora. Keduanya menuntut David supaya dihukum selama satu tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pada 23 September lalu, David Rahardja diketahui membagi-bagikan minyak goreng ke sejumlah warga di wilayah Cilincing dan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tak hanya minyak goreng, David dan timnya juga kedapatan membagikan stiker berisi ajakan memilih dirinya dalam pemilu mendatang.

David pun ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melanggar tindak pidana pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 523 ayat (1) juncto Pasal 280 ayat (1) huruf j UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved