Liga Spanyol

Atletico vs Barcelona: Ancaman Duo Monster Pembunuh Atleti

Lionel Messi dan Luis Suarez telah sukses mengukuhkan diri sebagai monster perobek gawang Atletico sejak empat tahun lalu.

Atletico vs Barcelona: Ancaman Duo Monster Pembunuh Atleti
AFP
Kiprah Luis Suarez dan Lionel Messi bukan hanya akan menentukan hasil akhir pertandingan di Wanda Stadium, namun juga akan menentukan nasib akhir La Blaugrana musim ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Baru kebobolan delapan gol di musim 2018/19 ini, Atletico Madrid menjadi tim dengan pertahanan terkuat di La Liga. Namun Los Rojiblancos akan mendapat ujian berat saat menjamu Barcelona dalam matchday 13 La Liga di Stadion Wanda Metropolino, Madrid, Minggu (25/11/2018) dini hari.

Duo bomber Barca, Lionel Messi, dan Luis Suarez telah sukses mengukuhkan diri sebagai monster perobek gawang Atletico sejak empat tahun lalu. Sejak Diego Simeone menukangi Atletico musim 2014/15, kedua tim telah bertemu 14 kali di La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Dari rangkaian duel tersebut, Blaugrana telah mengemas 22 gol, dengan 15 gol di antaranya merupakan sumbangan gol dari Messi, dan Suarez.

Gawatnya lagi, musim ini pemilik nomor sepuluh, dan sembilan di Barcelona ini juga sedang ganas-ganasnya. Keduanya masing-masing telah mengemas sembilan gol untuk menjadi top skor sementara.

18 gol bersama di La Liga, hal itu menjadi gambaran bagaimana kebuasan duo bomber ini. Bandingkan dengan torehan gol Atletico sendiri yang baru meraup 16 gol, atau kurang dua gol dari rekor gol Messi-Suarez.

Kiprah duo bomber ini bukan hanya akan menentukan hasil akhir pertandingan di Wanda Stadium, namun juga akan menentukan nasib akhir La Blaugrana musim ini.

Banyak yang meragukan potensi skuat asuhan Ernesto Valverde, terutama setelah mereka kalah di kandang dari Real Betis.

Di Liga Champions, Los Cules memang masih digjaya dengan mengemas tiga menang, dan sekali kalah. Namun saat di La Liga, performa mereka kurang gereget.

Intensitas mereka tak seperti biasanya, tekanan dari tim juga tak seefektif musim-musim sebelumnya, dan gawang El Barca pun terkesan jadi lebih gampang dibobol.

Tak heran, Barca gagal meraih poin maksimal saat melawan Valencia, Girona Leganis, Athletic, maupun Betis. Bayangkan, jika Barca tanpa diperkuat oleh Messi, dan Suarez, situasinya pasti akan jauh lebih buruk lagi.

Halaman
12
Penulis: Dodi Esvandi
Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved