BPOM dan Kemenkominfo Kerja Sama Blokir Situs Penjual Obat-obatan Ilegal

Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) akan memblokir situs-situs web yang menjual obat, makanan, dan kosmetik illegal.

TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Kosmetik ilegal yang diamankan BPOM 

TRIBUNJAKARTA.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) akan memblokir situs-situs web yang menjual obat, makanan, dan kosmetik illegal.

Deputi Badang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM Mayagustina Andarini mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk meminimalisasi peredaran obat-obatan ilegal di dunia maya.

"Kami bekerja sama dengan Kominfo untuk blokir situs dulu," ujar Maya, di Pusat Grosir Pasar Asemka, Jakarta Barat, Sabtu (24/11/2018). 

Ia mengatakan, baru-baru ini BPOM menyita produk ilegal yang dijual secara online senilai Rp 17 miliar.

Pantai di Pulau Reklamasi Bakal Dibuka Gratis untuk Publik

Tertangkap Warga, Jambret Babak Belur Dikeroyok Massa di Pinang Ranti

BPOM telah membentuk cyber patrol atau tim khusus untuk mengawasi peredaran makanan atau obat-obatan yang dijual secara online.

"Mereka intensif melakukan pengawasan kalau ada produk tidak terdaftar dan berbahaya, kami akan tindak lebih lanjut," kata dia. 

Pada tahun 2018, BPOM menemukan 112 miliar kosmetik ilegal di seluruh Indonesia. Kosmetik ilegal paling banyak ditemukan di Pulau Jawa, terutama Tangerang, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPOM dan Kemenkominfo Kerja Sama Blokir Situs Penjual Obat-obatan Ilegal ".
Penulis : Cynthia Lova

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved