Liga Inggris

Watford vs Liverpool: Salah Lapar Gol

Setelah satu milestone terlewati, Mohamed Salah sudah memasang target lain. Mantan pemain Fiorentina itu kini membidik 100 gol.

Penulis: Dodi Esvandi | Editor: Dodi Esvandi
Instagram
Mohamed Salah 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hingga pekan ke-12, Liverpool masih berada di jalur perburuan gelar Liga Primer. The Reds sudah mengumpulkan 30 poin, hasil sembilan kali menang dan tiga pertandingan berakhir imbang. Pasukan Jurgen Klopp hanya terpaut dua angka dari Manchester City yang masih berkuasa di puncak klasemen.

Namun demikian, perjuangan menuju tangga juara masih menjadi perjalanan panjang. Alhasil, konsistensi menjadi satu-satunya jawaban.

Sejauh ini Liverpool sudah membuktikan bahwa mereka mampu konsisten di musim baru. Laga yang berakhir imbang musim ini pun diperoleh ketika menghadapi raksasa Inggris macam Chelsea, Manchester City, dan Arsenal. Sisanya, berakhir dengan kemenangan.

Setelah jeda internasional, konsistensi Liverpool di Liga Primer kembali diuji. Pada Sabtu (24/11/2018) malam, pasukan Jurgen Klopp akan berkunjung ke Vicarage Road, markas Watford.

Di atas kertas The Reds jelas lebih difavoritkan. Di tangga klasemen, Watford berada di posisi tujuh. Namun, The Golden Boys kerap tampil tidak konsisten. Tak heran, pasukan Javi Gracia sudah empat kali kalah, dua imbang, dan baru mengukir enam kemenangan.

Sebaliknya Liverpool datang dengan motivasi tinggi. Yang tak boleh dilupakan, tentu saja performa Mohamed Salah yang terus lapar mencetak gol.

Baru-baru ini, penyerang 26 tahun ini menjadi pemain Liverpool tercepat yang mengukir 50 gol. Ia menembus 50 gol saat mencetak gol ke gawang Red Star Belgrade di Liga Champions bulan lalu lewat sebuah eksekusi penalti. Hebatnya, 50 gol itu dibuat pemain internasional Mesir itu hanya dari 65 penampilan.

Setelah satu milestone terlewati, Mohamed Salah sudah memasang target lain. Mantan pemain Fiorentina itu kini membidik 100 gol.

”Saya senang. Saya selalu bahagia dan bangga mampu memecahkan rekor, terutama bersama klub seperti Liverpool,” jelasnya kepada BBC. ”Menjadi pemain tercepat yang mampu membuat 50 gol untuk klub adalah sesuatu yang hebat. Tapi, saya harus mempertahankan performa dan mencetak lebih banyak gol. Kini saya tak sabar untuk menuju angka 100 (gol),” lanjut dia.

Meski punya ambisi pribadi, Mohamed Salah menegaskan keberhasilan tim tetap yang utama. Di musim perdana, Salah menelan kekecewaan karena gagal mendapatkan trofi.

”Ketika saya datang ke sini, saya memiliki mimpi di pikiran saya untuk meraih trofi. Kami sangat dekat dengan itu namun kalah di final (Liga Champions). Namun kami ada di jalan yang tepat dan saya senang dengan apa yang kami lakukan.”

”Tim selalu jadi yang utama, itulah yang selalu memotivasi diri saya. Kami harus memenangkan titel dan kami harus bisa meraih gelar bersama-sama,” kata Salah.

liverpoolfc
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved