6 Korban Kecelakaan Cipondoh yang Alami Luka Berat Masih Dirawat di RS Sari Asih Ciledug

Menurut dokter jaga IGD Rumah Sakit Sari Asih, Anggarian Harahap, keenam santri tersebut sudah sadarkan diri namun belum bisa ditemui

6 Korban Kecelakaan Cipondoh yang Alami Luka Berat Masih Dirawat di RS Sari Asih Ciledug
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Lokasi kejadian 20 santri terlibat kecelakaan usai mobil pick up yang ditumpanginya terbalik di dekat Flyover Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CILEDUG - Enam santri Miftahul Huda korban kecelakaan di jembatan layang Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang masih dalam perawatan Rumah Sakit Ciledug.

Keenam korban kecelakaan tersebut sedang dalam masa perawatan intensif dan belum boleh diperbolehkan pulang.

Menurut dokter jaga IGD Rumah Sakit Sari Asih, Anggarian Harahap, keenam santri tersebut sudah sadarkan diri namun belum bisa ditemui sebab sedang menjalani perawatan intensif.

"Hari ini alhamdulillah dalam kondisi sadar semua. Tapi dari keenamnya belum ada yang direncanakan untuk pulang," terang Angga di RS Sari Asih Ciledug, Kota Tangerang, Senin (26/11/2018).

Angga meyakinkan kembali, keenam santri tersebut dapat dipulangkan kerumah masing-masing setelah menjalankan perawatan intensif selama tiga sampai lima hari.

Namun, lanjut Angga, untuk pasien yang mengalami luka berat belum ditentukan waktu pulangnya seperti Raka Alharist (14).

Meski begitu, seluruh keluarga korban sudah datang menjenguk para santri tersebut yang berada di beda ruangan.

"Mereka harus istirahat total dan dirawat dokter saraf, dan jika diperlukan kita perbantukan dokter lain seperti ortopedi dan kita selalu adakan pengawasan," terang Angga.

Simpang Susun Cikunir Macet Jadi Alasan Sejumlah Sopir Truk Kerap Melintas di Jalur Kalimalang

Resahkan Pengendara, 3 Pak Ogah Terjaring Razia Satpol PP di Jatinegara

Kemenkumham Pastikan Hasil SKD CPNS 2018 Tak Hari Ini, Intip Bocoran Lokasi Pelaksanaan Tes SKB

Menurut dia, pasien kecelakaan maut tersebut sudah datang sejak minggu (25/11/2018). Korban datang secara bertahap, tiga orang pada sore hari dan sisanya pada malam hari.

"Ketika datang, tiga korban dalam kondisi tak sadarkan diri. Tapi semua sekarang sudah sadarkan diri," beber Angga.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan tunggal pikap yang ditunggangi 23 santri dari Miftahul Huda menabrak pembatas jalan dan terguling di kawasan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.

Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (25/11/2018) tersebut memakan nyawa tiga korban santri dari Pondok Pesantren Miftahul Huda.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved