Banjir Rob Menggenangi Kawasan Pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru, Ini Penampakannya

Banjir rob menggenangi sejumlah titik di kawasan Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/11/2018).

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Banjir rob di Jalan Bawal, Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Banjir rob menggenangi sejumlah titik di kawasan Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/11/2018).

Dari pantauan TribunJakarta.com, titik terparah ada di Jalan Bawal yang berada agak ke belakang di kawasan pelabuhan perikanan itu.

Banjir yang disebabkan pasangnya air laut ini kedalamannya setinggi 10-20 sentimeter atau sebetis orang dewasa.

Faqih Usman, salah satu pemilik warung nasi yang berada di Jalan Bawal, mengatakan kondisi seperti itu sudah terjadi semenjak lima hari belakangan.

Menurut dia, banjir dengan kedalaman seperti ini terjadi sejak bulan Oktober atau memasuki musim hujan.

Faqih menuturkan air rob muncul setiap pagi, dan menurut pantauannya sejak lima hari terakhir, air surut sekitar pukul 15.00 WIB.

"Udah ada ya lima hari. Kalo airnya muncul nggak tentu sih. Kadang jam 8, kadang jam 9. Tapi paling mulai jam 3 (sore) udah surut," kata Faqih.

Faqih mengatakan air rob masuk melalui celah-celah dari dermaga tak jauh dari Jalan Bawal. Nantinya air surut secara alamiah ketika sore hari.

Sempat Capai 40 Sentimeter, Banjir Rob di Muara Angke Mulai Surut

Diguyur Hujan Deras Underpass Dipo Depok Kembali Terendam Banjir

Sampah Menumpuk di TPS Muara Baru Gara-gara Truk Sedang Diservis

"Meluapnya dari lubang-lubang yang dermaga itu. Kalo surutnya sih ya alamiah aja," ucapnya.

Warga lainnya, Toni mengatakan banjir rob baru muncul kembali di Jalan Bawal semenjak lima hari belakangan.

Menurutnya, beberapa bulan terakhir dirinya belum sempat melihat banjir rob setinggi ini. Apalagi, menurut Toni, Jalan Bawal merupakan titik yang paling parah tergenang banjir rob.

"Beberapa bulan ini sih baru muncul lagi. Ya emang kalo di kawasan (pelabuhan) ini paling parah Jalan Bawal," kata Toni.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved