Breaking News:

Bantah Kemendagri, Wagub Banten Curiga ada Motif Politis Soal Lurah Non PNS Tangsel

Wagub Banten Andika Hazrumy membantah pernyataan Dirjen Otda Kemendagri, Sumarsono terkait lurah non PNS.

TribunJakarta/Ega Alfreda
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat meninjau langsung revitalisasi Banten Lama. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy membantah pernyataan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono terkait lurah non PNS.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, beberapa waktu lalu ketika 20 lurah non PNS di Tangsel menyeruak, Soni sempat menyatakan keheranannya karena pihaknya harus menangani langsung permasalahan tersebut tanpa teguran dari Pemprov Banten sebelumnya.

"Karena itu, sedang dipelajari kenapa itu bisa terjadi kok Gubernur Banten tidak menegor hingga pusat harus turun," terang Soni, Kamis (22/11/2018).

Andika mengatakan, pihaknya sudah menegur san berkoordinasi dengan wali kota Tangsel serta wakilnya terkait hal itu, dan meminta untuk segera menyelesaikannya.

Koordinasi dilakukan bukan saja ketika sudah ada surat dari Kemendagri, melainkan jauh hari sebelumnya.

Andika malah mencurigai ada motif politis atas muncul dan ramainya pemberitaan lurah non PNS itu jelang hari ulang tahun (HUT) ke-10 Tangsel.

"Ya salah (pernyataan Soni-red), kalau saya yakin sih, kalau melihat kondisi politik, mau HUT Tangsel, biasa wacana politik kali ya," ujar Andika, selepas menghadiri sidang paripurna 10 tahun Tangsel, di gedung DPRD Tangsel baru, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (26/11/2018).

Lurah Non PNS Mengaku Tidak Dikabari dan Tidak Diajak Bicara Wali Kota Airin Terkait Pencopotan

Airin Rachmi Bungkam saat Ditanyai Keberadaan Lurah Non PNS di Tangerang Selatan

Andika memaklumi permasalahan PNS di Tangsel, baginya hal itu memang rumit. Peraturan yang menyebutkan lurah dan sejumlah perangkatnya harus PNS, sering kali tak diimbangi dengan sumber daya manusia yang memadai.

"Tapi kalau saya menjamin, saya dan Bu wali dan Pak wakil, sudah membicarakan tadi dalam kaitan pengangkatan lurah. Jadi kenapa besarnya baru beritanya pada saat mau ulang tahun," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved