CPNS 2018

Kebijakan Baru Pemerintah Soal SKD CPNS 2018, Begini Teknis Pelaksanaan SKB dan Peraturannya

Pemerintah telah membuat kebijakan baru lantaran sedikitnya peserta yang lolos passing grade SKD CPNS 2018 untuk lanjut berjuang di SKB

Kebijakan Baru Pemerintah Soal SKD CPNS 2018, Begini Teknis Pelaksanaan SKB dan Peraturannya
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Para peserta saat akan mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Mahkamah Agung Republik Indonesia di depan Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Minggu (28/10/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru prihal nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2018.

Pemerintah diketahui sudah mengumumkan peserta yang lolos passing grade tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018 .

Di mana, peserta yang lolos passing garde CPNS 2018 akan melanjutkan perjuangannya ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kendati demikian, peserta yang lolos SKD CPNS 2018 masih terbilang sedikit atau tidak memenuhi target.

Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan baru dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018.

Kebijakan tersebut adalah Peraturan Menpan RB Nomor 61 Tahun 2018 sebagai solusi untuk mengisi formasi yang kosong lantaran banyak peserta yang tak lolos passing grade Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018.

FOLLOW :

Peraturan tersebut tentang kesempatan kedua bagi peserta yang tak lolos SKD CPNS 2018 untuk mengikuti tes SKB.

Dalam hal itu, pemerintah menerapkan sistem rangking yang sudah dikaji oleh Deputi Bidang SDM aparatur Kemenpan RB.

Sistem rangking merupakan alternatif kriteria kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018.

Halaman
1234
Penulis: Ilusi
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved