Lahir di Hari Pahlawan, Bayi Lumba-lumba Anyar di Ancol Dinamakan Hero

Seekor bayi lumba-lumba jantan lahir di lembaga konservasi Ocean Dream Samudra Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, 10 November 2018 lalu.

Lahir di Hari Pahlawan, Bayi Lumba-lumba Anyar di Ancol Dinamakan Hero
Istimewa/Dok. Ancol Taman Impian
Bayi lumba-lumba yang baru lahir, Hero (depan). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Seekor bayi lumba-lumba jantan lahir di lembaga konservasi Ocean Dream Samudra Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, 10 November 2018 lalu.

Bayi lumba-lumba itu diberi nama Hero oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI diwamili Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Ir. Wiratno.

"Bayi lumba-lumba tersebut diberikan nama Hero karena lahir pas Hari Pahlawan," kata Corporate Communication Ancol Taman Impian, Rika Lestari, Selasa (27/11/2018).

Bayi lumba-lumba ini dilahirkan dengan program captive breeding. Hero lahir dari pasangan lumba-lumba dewasa, sang induk bernama Fitri sedangkan pejantannya bernama Rio.

"Ini merupakan kelahiran yang ke-11 pada 10 tahun terakhir. Pasangan tersebut sudah disatukan pada tanggal 16 November 2017," kata Rika.

Sekretaris Kota Jaksel: Hampir Setiap Hari Ada Berita Kekerasan Anak di Media

Dua Hari Pasca Kecelakaan Cipondoh, Pengurus Ponpes Miftahul Huda Belum Bisa Ditemui

Tanda kehamilan dilihat dengan mendeteksi kadar progesterone sejak 29 Desember 2017, yakni dengan kadar progesterone di dalam darah 9,94 ng/ml yang kemudian terus meningkat.

Pengambilan darah ini dilakukan setiap bulan, kemudian didukung dengan melakukan USG untuk melihat perkembangan kondisi janin.

Selain memberikan nama kepada bayi lumba-lumba, Wiratno beserta rombongan juga meninjau kondisi bayi dugong yang diselamatkan pada 25 Oktober 2018 lalu dari tangkapan nelayan di daerah Banten.

Bayi Dugong tersebut saat ini masih mendapatkan perawatan intensif oleh tim Konservasi Ancol di fasilitas karantina Sea World Ancol.

Ke depan, bayi Dugong yang telah diselamatkan itu akan di lepas kembali ke alam liar.

"Nanti setelah kondisinya kembali pulih dan dinyatakan mampu beradaptasi di lingkungannya," ucap Rika.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved