Polisi Cari Pemukul Mahasiswa saat Aksi damai 10 Tahun Tangsel

Kericuhan setelah aksi damai mahasiswa memperingati 10 tahun Kota Tangerang Selatan di depan Pemkot Tangsel, Selasa (28/11/2018), berbuntut panjang.

Polisi Cari Pemukul Mahasiswa saat Aksi damai 10 Tahun Tangsel
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa (Agma) Tangerang Selatan (Tangsel), di pelataran kantor pemerintahan di Jalan Maruga, Ciputat, berakhir ricuh, Selasa (27/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kericuhan setelah aksi damai mahasiswa memperingati 10 tahun Kota Tangerang Selatan di depan Pemkot Tangsel, Selasa (28/11/2018), berbuntut panjang.

Gading Setia, mahasiswa Universitas Pamulang, mendapat luka lebam di dahi setelah dipukul seseorang. Ia pun melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Tangsel.

"Pelapor ditarik dan dipegang tangannya, lalu dipukul di bagian wajah oleh beberapa orang yang memakai seragam Satpol PP," tulis Gading dalam laporannya yang diterima TribunJakarta.com pada Selasa (27/11/2018).

Aan Widjaya menyaksikan dan mengalami kericuhan itu. Menurut dia korban pemukulan bukan hanya Gading, tapi banyak. Namun baru Gading yang melapor.

"Banyak korban, tapi baru satu nih yang laporan," terang Aan melalui aplikasi pesan singkat.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, mengungkapkan pihaknya sedang bekerja menindaklanjuti laporan teraebut.

Penyelidikan dan penyidikan untuk menangkap pengeroyok dan penganiaya mahasiswa.

"Biarkan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan dulu yaa," terang Yurikho kepada TribunJakarta.com pada Rabu (28/11/2018)

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved