Sidang Gugatan Korban Tanjakan Emen Tak Dihadiri Produsen Bus

Sidang kedua kasus perdata korban kecelakaan maut Tanjakan Emen yang menimpa anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat digelar.

Sidang Gugatan Korban Tanjakan Emen Tak Dihadiri Produsen Bus
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Suasana sidang kedua gugatan keluarga korban kecelakaan Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, kepada Perusahaan Otobus (PO) Bus Premium Passion atau PT Ikin Mandiri Utama di Pengadilan Negeri, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Sidang kedua kasus perdata korban kecelakaan maut Tanjakan Emen yang menimpa anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Diketahui, perwakilan dari 22 korban jiwa kecelakaan tersebut menggugat secara perdata Perusahaan Otobus (PO) Bus Premium Passion atau PT Ikin Mandiri Utama pada 22 Oktober 2018 lalu.

"Gugatan ini adalah gugatan perdata dimana para korban meminta pertanggung jawaban yang hingga saat ini tidak pernah bertanggung jawab atas apa yang terjadi," kata kuasa hukum keluarga korban, Andy Mulia Siregar usai sidang di PN Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Selain PT Ikin Mandiri Utama, dalam laporan gugatan keluarga korban juga menuntut PT Mercedez Benz Indonesia, PT Mercedez Benz Distribution Indonesia.

"PT Mercedez Bens Indonesia itu kan yang punya bus. Jadi, perusahaan apapun apabila memproduksi atau memasarkan harus bertanggung jawab atas apa yang dipasarkan," ujar Andy.

Dalam sidang ini hanya dihadiri pihak keluarga korban yang diwakili kuasa hukumnya, Andy, dan kuasa hukum PT Ikin Mandiri Utama.

Selain itu juga ada perwakilan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI).

"(Perwakilan Ditjen Perhubungan Darat) supaya pemerintah pusat tahu lah. Kita minta juga supaya izinnya dicabut. Kan gak boleh operator bus menggunakan bus yang kondisinya rusak," lanjut dia.

Korban Kecelakan Tanjakan Emen Gugat Perdata Perusahan Otobus ke Pengadilan

Tuntut Pertanggungjawaban, Keluarga Korban Tanjakan Emen Gugat Perdata Perusahaan Bus ke PN Jakpus

Sementara perwakilan atau kuasa hukum dari PT Mercedez Bens Indonesia Tidak hadir dalam persidangan.

Halaman
12
Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved