Breaking News:

Lion Air JT610 Jatuh

Temuan Awal KNKT Jatuhnya Lion Air PK-LQP: Alami 6 Gangguan, Tak Layak Terbang Sejak dari Denpasar

KNKT menyebut pesawat Lion Air PK-LQP ternyata telah bermasalah sejak tiga hari sebelum peristiwa kecelakan itu terjadi.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Personel Puslabfor Bareskrim Polri ambil sampel serpihan pesawat dan barang milik korban jatuhnya Lion Air PK-LQP di Dermaga JICT II, Jakarta Utara, Jumat (2/11/2018). 

"Jadi ini adalah mengenai fakta, di dalamnya tidak ada analisis dan kesimpulan, karena faktanya belum semuanya terkumpul," kata Nurcahyo.

Perbedaan Data Jumlah Pramugari

Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi menaburkan bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018) siang.
Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi menaburkan bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018) siang. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan adanya perbedaan data jumlah penerbangan Lion Air PK-LQP yang jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018.

"Dari data load seat, pesawat ini diawaki 2 pilot, 5 pramugari, dan 181 penumpang, terdiri dari 178 dewasa, 1 anak, 2 bayi," kata Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo, di Kantor KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Meski manifes pesawat menyebutkan ada 5 pramugari, namun data yang didapatkan polisi dari kru Lion Air menunjukkan hal berbeda.

"Sedangkan menurut data police report atau data kru yang disampaikan oleh Lion Air, jumlah pramugarinya ada 6 (pramugari)," kata Nurcahyo seperti dikutip dari Kompas.com.

KNKT pun merekomendasikan agar manajemen Lion Air untuk melakukan evaluasi terkait manifes penumpang dan awak kabin ini.

KNKT meminta agar Lion Air bisa menjamin semua dokumen operasional diisi dan didokumentasikan secara tepat.
Selain itu, KNKT meminta Lion Air meningkatkan budaya keselamatan.

Caranya adalah dengan menjamin implementasi dari operasi manual yang baru diberikan oleh Boeing.

Lion Air PK-LQP Tidak Layak Terbang

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved