HMI Pamulang Berunjuk Rasa di Pemkot Tangsel, Pertanyakan Indikasi Politis Lurah Non PNS

HMI) Komisariat Pamulang, Cabang Ciputat, berunjuk rasa di depan kantor pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terkait perombakan lurah

HMI Pamulang Berunjuk Rasa di Pemkot Tangsel, Pertanyakan Indikasi Politis Lurah Non PNS
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pamulang, Cabang Ciputat, berunjuk rasa di depan kantor pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (29/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pamulang, Cabang Ciputat, berunjuk rasa di depan kantor pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (29/11/2018).

Mereka mempertanyakan sejumlah lurah yang sampai saat ini masih berstatus non pegawai negeri sipil (PNS).

Arifin Jibril, koordinator lapangan (Korlap) aksi tersebut mengatakan, pihaknya mempertanyakan mengapa bisa sampai ada pembiaran keberadaan lurah non PNS.

Ia mengikuti perkembangan dari mulai ramainya isu soal 20 lurah non PNS, hingga kedatangan perwakilan dari Kemendagri, hingga dilantiknya belasan lurah pengganti.

Namun menurut Jibril, masih ada 7 lurah yang belum berstatus PNS.

"Saya mencium ada indikasi politik persekongkolan antara pemkot dengan lurah," ujar Arifin, di lokasi.

Indikasi tersebut hanya karena sebentar lagi mulai memasuki tahun 2019, yang merupakan tahun Pemilu.

Kelurahan Lenteng Agung Bakal Evaluasi 95 Petugas PPSU, Bakal Ada yang Tersingkir

Satpol PP Kota Depok Berhentikan Aktivitas Pengeboran Air Ilegal di Kelurahan Tapos

Kantor Kelurahan Krukut Miliki Fasilitas Bermain yang Bikin Anak Nyaman

"Kenapa kalau tidak ada kepentingan politik tidak diganti," ujarnya.

Para pengunjuk rasa mendesak Wali Kota Airin Rachmi Diany. Mereka bahkan sempat berorasi di tengah jalan Maruga, hingga membuat sedikit kemacetan.

Hal itu dilakukan agar mendesak Airin Rachmi Diany mau menemui mereka.

Setelah, sekira dua jam aksi tersebut berlangsung, mereka memutuskan untuk balik kanan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved