Liga Indonesia

Kontroversi Edy Rahmayadi: Ucapan Blunder, Tolak Suap Mafia Rp 1,5 Triliun, Ingin Mundur dari PSSI

Edy Rahmayadi menjadi lebih populer belakangan ini karena prestasi timnas Indonesia melempem di Piala AFF 2018. Berikut sosok Edy di mata rekannya.

Kontroversi Edy Rahmayadi: Ucapan Blunder, Tolak Suap Mafia Rp 1,5 Triliun, Ingin Mundur dari PSSI
Super Ball/Feri Setiawan
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi memberikan sambutan dalam pembukaan Turnamen Sepakbola Antar Forum Wartawan yang di selenggarakan di Lapangan Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Rabu (10/5/2017) dalam memperigati HUT PSSI ke-87 PSSI Pers mengadakan Turnamen Invitasi Antar Forum Wartawan yang di ikuti 8 tim dari berbagai Pokja Pers. 

Menariknya, di atas tribun tempat kelompok tersebut bernaung, ada spanduk bertuliskan "Ultras Garuda" yang dipasang secara terbalik.

Ada juga kata-kata sindiran bertuliskan "Game Over" saat pertandingan baru saja dimulai.

Kelompok Ultras Garuda menyanyikan chant yang berbunyi "Wartawan Harus Baik" pada pertengahan babak pertama.

Berikut cuplikan video chant "Wartawan Harus Baik" dari Ultras Garuda:

Chant Ultras Garuda itu merujuk pada pernyataan Edy Rahmayadi yang menyalahkan wartawan atas performa buruk timnas Indomesia di Piala AFF 2018.

Ultras Garuda juga meneriakkan chant "Edy Out" sebagai bentuk protes kepada Gubernur Sumatra Utara itu.

Di media sosial, tagar #EdyOut memang sudah menjadi trending sejak penampilan buruk timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Dorongan agar Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketum PSSI pun semakin santer terdengar di media sosial setelah timnas Indonesia tersingkir dari gelaran sepak bola dua tahunan se-ASEAN itu.

Diminta Tak Blunder

Soal desakan agar Edy Rahmayadi mundur ditanggapi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Gusti Randa.

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved