Tim Gabungan Pemkot Bekasi Lakukan Simulasi Penanggulangan Banjir

Empat perahu karet diterjunkan untuk melakulan penyisiran ke rumah-rumah korban terdampak banjir di kawasan perumahan di Pondok Gede, Bekasi

Tim Gabungan Pemkot Bekasi Lakukan Simulasi Penanggulangan Banjir
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Simulasi banjir yang digelar tim gabungan dari Pemkot Bekasi. Simulasi berlangsung di sungai Kalimalang, Bekasi Timur, Kamis (29/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Tim gabungan Pemerintah Kota Bekasi menggelar simulasi penanggulangan bencana banjir tahun 2018.

Simulasi dilakukan di Sungai Kalimalang, Jalan Chairil Anwar, Kota Bekasi, Kamis (29/11/2018).

Simulasi dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto serta Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto.

Dalam simulasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Kota Bekasi, Satpol PP, Tagana, serta instasi lainnya melakukan evakuasi korban banjir di wilayah Kota Bekasi.

Empat perahu karet diterjunkan untuk melakulan penyisiran ke rumah-rumah korban terdampak banjir di kawasan perumahan di Pondok Gede, Bekasi. Pada adegan simulasi, tim mengutamakan mengevakuasi lansia, anak-anak serta Ibu hamil.

Selain itu, adegan simulasi penanggulangan banjir juga melibatkan unsur tenaga medis dari Palamg Merah Indonesian (PMI). Korban yang berhasil dievakuasi langsung mendapatkan penangana medis di tenda darurat yang telah disiapkan.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, simulasi ini adalah bentuk latihan kesiapan tim gabungan dalam menghadapi musim hujan dan bencana banjir yang kerap melanda Kota Bekasi.

"Jadi bentuk penguatan kordinasi dari instasi baik BPBD, Polres, Kodim, dan instasi lainnya, mudah-mudahan dengan perisapan ini kita siap menghadapi musim hujan 2018 hingga 2019 awal," kata Tri.

Lion Air PK-LQP: Hotman Paris Ungkap Ancaman Terhadap Keluarga Korban dan Perlawanan Balik Lion Air

Lion Air PK-LPQ Disebut Tak Laik, Kapten Batik Air Ungkap Proses Pesawat Akan Diterbangkan

Dia menambahkan, dalan simulasi ini pihaknya ingin setiap sumber daya baik logistik maupun personil telah siap diterjunkan kapan saja dan dimana saja saat banjir melanda.

"Setiap instasi juga sudah membentuk piket-piket personil 24 jam jadi nanti ketika dibutuhkan pergerakananya akan lebih cepat lagi," jelas dia.

Terkait logiatik perlengkapan, Tri mengatakan saat ini BPBD menyiapkan perahu karet sebanyak delapan perahu, lalu ditambah perahu karet milik Dinas Lingkungan Hidul, dan Dinas Sumber Daya Air yang bisa digunakan.

"Stand by di BPBD ada sekitar delapan perahu karet, nanti dari instansi lain siap digerakkan jika dalan kondisi genting seperti milik Polres, Kodim, tapi semua di bawah kordinasi BPBD, termasuk tenda dan dapur darurat," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved