Polisi Tambah Saksi Guna Ungkap Kasus Penemuan Jasad Wanita Dalam Lemari

Ciktuti Iin Puspita (22) ditemukan tewas didalam lemari kamar indekos di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, dengan luka bekas hantaman.

Polisi Tambah Saksi Guna Ungkap Kasus Penemuan Jasad Wanita Dalam Lemari
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Rekontruksi kasus pembunuhan Ciktuti Iin Puspita, pemandu lagu yang ditemukan tewas didalam lemari kamar indekosnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Selasa (20/11/2018) silam, Ciktuti Iin Puspita (22) ditemukan tewas didalam lemari kamar indekos di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, dengan luka bekas hantaman benda tumpul dibagian kepala.

Tak sampai 24 jam, Polisi pun berhasil meringkus pembunuh Ciktuti, yang tak lain adalah rekan satu profesinya di tempat hiburan malam yaitu YAP dan NR.

Meski pelaku telah ditangkap, Polisi terus mendalami kasus pembunuhan ini untuk mengungkap motif sebenarnya dibalik peristiwa nahas tersebut.

Kombes Pol Indra Jafar menuturkan, saat ini jumlah saksi yang diperiksa oleh jajarannya terus bertambah.

"Yang jelas, kami sudah menambah beberapa saksi untuk memberikan keterangan, yang mana para saksi ini bersama dengan korban dan pelaku sebelum kejadian," papar Indra dikonfirmasi, Sabtu (1/12/2018).

Lanjut Indra, sejumlah saksi tambahan yang diperiksa tersebut adalah satu diantara empat pelanggan pria yang ditemani oleh pelaku dan korban, sopir taksi daring, dan seorang wanita yang bersama Ciktuti dan NR untuk menemani empat pelanggan pria tersebut.

"Satu dari empat pelanggan itu sudah, tapi dia tidak berhubungan langsung dengan NR, karena itu akan kami kembangkan kembali," papar Indra.

Sementara sopir taksi daring yang mengantar korban dan pelaku ke tempat hiburan malam untuk menemani empat pelanggan, menuturkan hanya bertugas mengantar saja dan tak ada yang lainnya.

Sederet Fakta Mayat Dalam Lemari: Pelaku Miliki Dendam hingga Palu Ditemukan di Kolong Kasur

Jasad Wanita Dalam Lemari, Pelaku Cemburu Ciktuti Iin Puspita Dekat dengan Kekasihnya

"Sopir taksi daring hanya mengantar saja, tapi penjelasan itu bisa membantu penyidik. Bisa memperjelas kondisi, seperti mengantar ke mana, itu kan membantu," jelas Indra.

Hingga kini, total kurang lebihnya sudah ada 10 saksi yang diperiksa, dan akan terus akan bertambah menurut Indra.

"Sudah ada 10 ya kurang lebihnya, belum semuanya satu persatu, yang mengetahui masalah tersebut kami panggil untuk diperiksa pasti," imbuhnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved