Breaking News:

Buat Pemilik Mobil yang Parkir Sembarangan, Sudinhub Jaksel Tambah 10 Mobil Derek Setiap Kecamatan

Sebelumnya, mobil derek hanya disiapkan Sudinhub Jakarta Selatan di kantor Pusat Sudin di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Mobil derek menindak pelanggar yang memarkirkan mobilnya sembarangan di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan beberapa waktu silam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Bagi pengemudi kendaraan khususnya roda empat tampaknya harus lebih mentaati peraturan kala berkendara di jalan.

Sebab, Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan berencana akan menambahkan armadanya berupa mobil derek yang dikirimkan ke 10 Kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.

Sebelumnya, mobil derek hanya disiapkan Sudinhub Jakarta Selatan di kantor Pusat Sudin di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan.

Jarak serta durasi yang lama dari Kantor Pusat menuju lokasi rawan pelanggar, menjadi alasan Sudinhub Jakarta Selatan akan mengirimkan mobil derek ke masing-masing kecamatan.

Hal itu diterangkan oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto kepada TribunJakarta.com.

APBD DKI Jakarta Tahun 2019 Rp 89 Triliun, Anies Fokus untuk KJP Plus dan Pengelolaan Sampah

"Per kecamatan kami akan kirimkan 1 mobil derek. Semua baru dan lebih canggih. Untuk diperbantukan, polanya diatur biar efektif menindak pelanggar," bebernya pada Senin (3/12/2018).

Rencananya pengadaan mobil derek itu akan terealisasi di bulan Januari mendatang.

"Januari sudah siap, pengadaannya dari APBD mereknya Isuzu. Diterapkan di semua Sudin di Jakarta. Banyaknya pelanggaran tidak bisa dari Sudin saja mobil dereknya, dari kecamatan juga ada," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Dishub Kecamatan Cilandak, Eko Budi Prabowo, menambahkan pengadaan mobil derek bertujuan agar satpel Dishub di Kecamatan lebih tanggap menindak pelanggar di wilayahnya.

"Satu mobil derek tiap kecamatan, intinya supaya kita lebih cepat tanggap dan cepat action untuk menindak pelanggar di wilayah kami. Kalau dari Sudin mobil derek kan makan waktu," tambahnya.

Bagi pengemudi kendaraan atau pelanggar yang terkena derek dan dibawa menuju Kantor Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Selatan akan didenda sebesar Rp 500 ribu per hari.

Denda tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2012, pada lampiran 1 huruf (f) Tentang Tarif Retribusi Pelayanan Perhubungan huruf (g) nomor 3,

Perda tersebut berisi penginapan mobil atau penyimpanan kendaraan yang diderek karena melanggar rambu larangan parkir dikenakan Rp 500 ribu per hari per kendaraan.

Jadi, masih berani melanggar?

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved