Akui Sebagian Sudah Bagus, DPRD DKI Sebut Trotoar di Ibu Kota Ada yang Pemanfaatannya Salah

Menurutnya, dibutuhkan ketegasan dan komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan penggunaan trotoar tersebut.

Akui Sebagian Sudah Bagus, DPRD DKI Sebut Trotoar di Ibu Kota Ada yang Pemanfaatannya Salah
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Seorang pengendara motor melintas di atas trotoar menerobos kemacetan antrean lampu merah di Jalan Hang Lekir VI menuju kawasan Bundaran Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta menyoroti penyalajgunaan jalur pejalan kaki atau trotoar di Ibu Kota.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono mengatakan, meski tak menyeluruh, namun harus diakui bahwa beberapa trotoar memang dinilai telah memenuhi standar yang dibutuhkan.

Dirinya hanya menyesalkan, jika sebagian besar trotoar justru dimanfatkan untuk kepentingan lain yang berpotensi merusak atau mengganggu kenyamanan para Pejalan kaki.

"Ya beberapa memang sudah (memenuhi standar). Tapi ada beberapa yang belum. Beberapa pemanfaatannya salah. Misalkan trotoar sudah dibangun bagus-bagus, ternyata masih buat jualan juga, yang seperti itu," kata Gembong saat dikonfirmasi, Senin (3/12/2018).

Menurutnya, dibutuhkan ketegasan dan komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan penggunaan Trotoar tersebut.

Sehingga, Trotoar di Jakarta bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Situasi trotoar sisi Timur Jalan Jatibaru, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2018).
Situasi trotoar sisi Timur Jalan Jatibaru, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2018). (Ikhsan Abrianto / Tribun Jakarta)

"Seperti itukan harus ada komitmen dari pemprov untuk terhadap penertiban yang seperti itu. Ya kalau secara keseluruhan belum (memenuhi) lah. Tapi kan kami mau mengarah kesana, proses ini harus kita hargai. Nggak bisa ujug-ujug," katanya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyayangkan sikap masyarakat yang masih s menyalahgunakan fungsi trotoar.

Tak hanya dipakai untuk berjualan saja, Anies menyayangkan sikap sejumlah pengguna kendaraan roda dua yang melintas di atas trotoar.

"Tentu saja kita mengharap para pengemudi kendaraan bermotor lebih disiplin. Jangan masuki wilayah yang (menjadi) haknya pejalan kaki," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Anies berpendapat bahwa kebijakan pemerintah saja tak cukup.

Sebab, meski sudah dilarang, sering kali kita jumpai sejumlah masyarakat masih saja nekat melanggar larangan-larangan tersebut.

"Penertiban tentu bisa dilakukan. Tapi anda lihat sendiri, dengan 13 juta motor, kalau hanya mengandalkan penertiban tidak akan mungkin. Nggak cukup, pasti akan kurang. Karena itu kita berharap mari kita hormati pejalan kaki, jangan gunakan wilayahnya," kata Anies.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved