Pengamat Nilai Elektabilitas Jokowi akan Tergerus saat Tak Mampu Selesaikan Kasus Novel Baswedan

Berbeda bila kasus Novel belum terselesaikan, maka akan menggerus elektabilitas capres nomor urut 01 itu

Pengamat Nilai Elektabilitas Jokowi akan Tergerus saat Tak Mampu Selesaikan Kasus Novel Baswedan
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan telah memasuki hari ke 600 pada Minggu 2 Desember 2018.

Memasuki lebih dari 1 tahun kasus tersebut, Pemerintah Jokowi belum juga mampu mengungkapnya.

Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan jika Jokowi berhasil mengungkap kasus tersebut tidak serta merta akan menaikkan elektabilitas Jokowi.

"Elektabilitas enggak (naik), karena itu kewajiban, masyarakat taunya itu kewajiban (Jokowi selesaikan)," ujar Hendri ditemui usai diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

Berbeda bila kasus Novel belum terselesaikan, maka akan menggerus elektabilitas capres nomor urut 01 itu.

"Tapi kalau enggak diselesaikan itu akan menggerus elektabilitas (Jokowi) menggerus karena dianggap tak menunaikan kewajibannya," kata dia.

Caleg Gerindra Bantah Kampanye Terselubung di SMP 127 Jakarta

Diketahui, Presiden Joko Widodo berkomitmen tetap mengawal kasus itu melalui Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Jokowi pun menyerahkan semua lalu lintas informasi kasus itu kepada Kapolri.

“Saya terus mendapatkan ‘progress’ kasus ini melalui Kapolri yang sudah bekerja sama dengan KPK, Kompolnas, Ombudsman RI hingga Komnas HAM, silakan tanya ke Kapolri,” ungkap Jokowi saat ditemui di peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2018).

“Silakan tanya ke Kapolri,” imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Politik: Elektabilitas Jokowi Akan Tergerus Jika Tidak Selesaikan Kasus Novel Baswedan

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved