Pilpres 2019

LSI Denny JA Sebut Elektoral Jokowi Meningkat karena Asian Games 2018 dan Kunjungan Korban Bencana

Jokowi mendapatkan efek elektoral positif karena penyelenggaraan Asian Games 2018 dan mengunjungi korban bencana.

LSI Denny JA Sebut Elektoral Jokowi Meningkat karena Asian Games 2018 dan Kunjungan Korban Bencana
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Peneliti LSI Denny JA Rully Akbar usai memaparkan hasil surveinya, di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Penyelenggaraan Asian Games 2018 dan mengunjungi korban bencana di sejumlah wilayah, memberikan efek elektoral yang positif kepada calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar berdasarkan hasil surveinya, di Graha Dua Rajawali, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Isu yang paling tinggi efek elektoralnya adalah program kunjungan Jokowi ke korban gempa dan tsunami Palu. Isu ini dikenal oleh 75,5 persen pemilih, dan mengalami surplus positif sebesar 33,3 persen," ujar Rully Akbar, Kamis (6/12/2018).

Sedangkan, penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, menempati urutan kedua yang paling besar pengaruh elektoralnya terhadap Jokowi.

Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA, sebanyak 85,1 persen pemilih mengetahui even Asian Games 2018, dan mengalami surplus positif sebesar 12,4 persen.

"Dan di ranking ketiga adalah kunjungan Jokowi ke gempa Lombok. Angka pengaruh isu ini adalah 9,2 persen," ujar Rully Akbar.

Sejumlah program Jokowi selama 4 tahun memimpin Indonesia, juga sudah diketahui masyarakat. Survei LSI Denny JA menyatakan, bahwa lebih dari 50 persen pemilih menyatakan menyukai program dari pemerintahan era Presiden Joko Widodo.

Namun menurut Rully Akbar, tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin belum maksimal mengkampanyekan keenam program tersebut, guna meningkatkan elektabilitas mereka.

"Program-program ini belum dikampanyekan secara masif sebagai bagian dari succes story Jokowi, dalam dua bulan masa kampanye. Petahana dan tim masih terlihat ikut terlibat dalam percakapan yang penuh sensasi," ujar Rully Akbar.

Komentari Dugaan Penghinaan Jokowi, Deddy Corbuzier Bandingkan Indonesia dengan Korea Utara

Sikap Empat Tokoh Pilih Jokowi atau Prabowo: Bantah Sakit Hati, Gagal, Konsisten Hingga Sudah Baik

Adapun dalam proses surveinya, LSI Denny JA menggunakan metode multistage random sampling, dengan total 1.200 responden, yang dilakukan pada 10 hingga 19 November 2018.

LSI Denny JA memakai teknik wawancara tatap muka responden dan menggunakan kuisoner, dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen. Dilengkapi FGD, analisis media, dan indepth interview.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved