Menhub Akan Rapat Soal Truk ODOL Jelang Natal-Tahun Baru

Menhub mengatakan salah satu pembahasan utama adalah permasalahan truk over dimension over loading (ODOL).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Menhub Budi Karya Sumadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (9/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Kementerian Perhubungan akan menggelar rapat koordinasi jelang libur Natal dan Tahun Baru, Senin (10/12/2018) besok. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, rapat tersebut akan membahas pembatasan terhadap truk yang melintas di jalur-jalur mudik Natal dan Tahun Baru.

Menhub mengatakan salah satu pembahasan utama adalah permasalahan truk over dimension over loading (ODOL).

"Ada suatu kesepakatan-kesepakatan khususnya pembatasan truk. Tapi saya tidak akan putuskan dulu karena besok para asosiasi dan Dirjen Darat dan BPTJ akan membahas berapa lama itu dilakukan," kata Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (9/12/2018).

Budi Karya menuturkan salah satu manfaat adanya kebijakan ODOL terjadi di Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Menurut Budi, meski nantinya diberikan toleransi terhadap truk ODOL di jalan-jalan tertentu, di Japek tidak akan berlaku.

"Tetapi, Japek kita tidak bisa toleransi. Japek tetap tidak boleh ODOL di sana. Artinya, kalo mau ODOL jangan lewat situ," ucap Menhub.

Budi Karya menilai pembatasan ODOL sedikit banyak efektif meredam kemacetan di Tol Japek dengan adanya proyek pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated. 

"Apa yang kita lakukan dari pengamatan yang dilakukan BPTJ ada improvement. Jadi jam 12 siang mereka dari Bandung ke Jakarta 3 jam 15 menit, berarti bagus," kata Budi Karya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved