Wakil Wali Kota Bekasi Berharap Bank Sampah Bisa Berjalan Optimal
Sampah juga menurut dia masih jadi faktor penyebab banjir di wilayah Kota Bekasi.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, pihaknya bakal mengoptimalkan keberadaan bank sampah yang tersebar disejumlah wilayah agar bisa mengurangi volume sampah di Kota Bekasi.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, tiap harinya terdapat 1.900 ton sampah di Kota Bekasi dengan 70 persen diantaranya merupaka sampah plastik.
"Kita sedang optimalkan kinerja dari Bank Sampah yang sudah ada, kita juga sudah dapat bantuan, Kalau bank sampah bisa seluruhnya berfungsi, maka 30 persen sampah bisa direduksi, tidak perlu diangkut," kata Tri, di saat dijumpai di Taman Suplesi, Minggu, (9/12/2018).
Tri mengakui sejauh ini, pihaknya masih terkendala kesadaran masyarakat yang masih sulit membiasakan memilah sampah.
Bahkan, masih terdapat perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan.
Dia berharap, masyarakat dapat merubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan serta mengoptimalkan peran bank sampah melalui kampanya dan sosialisasi dari kader-kader PKK di tingkat kecamatan, dan kelurahan.
"Kalau saya sih lebih ke kesadaran masyarakat gitu loh, kita ini sudah seharusnya hidup sehat. Ya harusnya warga buang sampah pada tempat-tempat yang sudah ditentukan," kata Tri.
Sampah juga menurut dia masih jadi faktor penyebab banjir di wilayah Kota Bekasi.
Sampah yang menyumbat saluran air membuat aliran kali atau gorong-gorong tersumbat hingga menimbulkan genangan di jalan maupun luapan air kali.
"Kemampuan dari truk-truk yang kita miliki untuk mengangkut sampah sekarang ini kan baru 40 persen, nah 60 persennya itu masih tersebar di TPS liar, sungai, dan sebagainya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tri-adhianto.jpg)