Ada Penerima KJP di Jakarta Selatan Pakai Mobil Mewah, Ini Penjelasan Sekretaris PKK

Banyak warga mampu di Jakarta Selatan menerima KJP. Penerima KJP itu memiliki mobil mewah.

Ada Penerima KJP di Jakarta Selatan Pakai Mobil Mewah, Ini Penjelasan Sekretaris PKK
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trenggginas
Suasana penukaran pangan murah di RPTRA Pinang Pola, Selasa (11/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK -- Kartu Jakarta Pintar (KJP) ternyata masih banyak dimanfaatkan oleh warga mampu.

Keluhan itu diceritakan warga tidak mampu yang menerima KJP.

Sekretaris PKK Kota Jakarta Selatan yang juga PIC RPTRA Jaksel, Nurlela.

Menurutnya, hingga kini masih ada orang kaya menikmati program KJP yang diperuntukkan bagi warga tak mampu.

"Saya jujur aja, memang ada warga mampu mendapatkan KJP. Saya pernah melihat warga di wilayah Cilandak, memakai banyak perhiasan serta naik motor. Saya bertanya, kalau seperti ini bukannya salah sasaran ya?" Terang Nurlela kepada TribunJakarta.com di RPTRA Pinang Pola, pada Selasa (11/12/2018).

Selain itu, ia menemukan kasus lainnya saat melihat gaya hidup seseorang yang terbilang mewah tapi mendapatkan bantuan itu.

"Ada contoh lainnya, warga yang gaya hidupnya mewah tapi anaknya mendapat KJP. Ada lagi warga yang sudah pindah ke luar kota tapi dana KJP masih mengalir ke rekening anaknya," bebernya.

Menurut Nurlela, penilaian layak atau tidaknya warga mendapatkan bantuan bermula dari tingkat terbawah yaitu melalui RT atau RW.

"Kan itu bermula dari RT ataupun RW, warga meminta surat keterangan tanda tak mampu kalau disahkan jadi bisa. Padahal juga ada tim surveyor juga ke lapangan. Itu yang saya bingung," tuturnya.

Warga Cipedak penerima KJP, Risnawati mengatakan,  ada beberapa warga di lingkungannya yang terbilang mampu namun menikmati program KJP.

"Semoga bener-bener tepat sasaran KJPnya. Soalnya banyak banget yang dapat KJP tapi mereka mampu. Ada yang punya mobil padahal. Ada yang benar-benar membutuhkan enggak dapat. Bahkan ada warga yang membohong, menyembunyikan mobilnya saat dicek," tandasnya.(*)

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Widie Henaldi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved