Bekasi Akan Mulai Proyek Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga Kerja Sama dengan Jepang

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, pihaknya bakal segera menerapkan proyek pengolahan limbah cair rumah tangga melalui metode biocord.

Bekasi Akan Mulai Proyek Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga Kerja Sama dengan Jepang
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Polder Air di Perumahan Galaxy, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, pihaknya bakal segera menerapkan proyek pengolahan limbah cair rumah tangga melalui metode biocord. Perumahan Galaxy di Kecamatan Bekasi Selatan rencanaya bakal jadi proyek percontohan penerapan proyek tersebut.

"Kota ini kan sudah menjadi kota metropolitan, dimana limbah itu menjadi bagian yang luar biasa harus kita tanggulani, sekarang kita buat pilot project (proyek percontohan) di Galaxy," kata Rahmat Effendi di Kantor Wali Kota Bekasi, Selasa, (11/12/2018).

Dalam proyek tersebut, setiap limbah cair perumahan akan di olah terlebih dahulu melalui sistem biocord. Selanjutnya, air hasil olahan itu akan ditampung di Polder Air di sekitar kawasan perumahan.

Adapaun proyek biocord ini merupakan bagian dari corporate social responsibility dari Japan International Coorporation Agency (JICA).

"Dari kawasan masuk ke pengolahannya nanti baru ke polder, kalau sekarang ini kan dari rumah masuk ke saluran, nanti kedepan kita gak mau seperti itu, jadi semua harus diolah," jelas dia.

"Termasuk Kali Bekasi juga, cuma Kali Bekasi ini kan ada hulu yang tidak bisa kita selesaikan sendiri, makanya waktu kita ketemu Gubernur Jabar kita udah kumpul bersama pemda Bodebekjur untuk mengatasi persoalan Kali Bekasi," tambah Rahmat Effendi.

Air hasil pengolahan limbah cair rumah tangga dengan sistem biocrd kata Rahmat tidak dapat diminum. Hanya saja kualitas air limbah domestik akan jauh lebih bersih, serta tidak menimbulkan bau.

Rahmat Effendi Upayakan SMA/SMK Negeri di Bekasi Kembali Gratis

Giatkan Jam Belajar Masyarakat, Wali Kota Rustam Effendi Raih Komnas Anak Awards 2018

"Pengolahan ini supaya air tidak kelihatan hitam lagi, tidak bisa diminum tapi untuk membilas WC, untuk nyuci, atau apalah itu normal," ungkapnya.

Dia menargetkan, proyek percontohan pengolahan limbah cair rumah tangga di Perumahan Galaxy dapat direalisasikan paling lambat Februari atau Maret 2019. Namun setelah proyek percontohan itu berhasil pihaknya akan mengembangkan di kawasan perumahan lain.

"Nanti kita mau buat juga sendiri di Pengasinan, Perumahan Dosen IKIP, Perumnas 3, ada empat pokoknya anggaranya nanti kita pakai dana lain," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved