Breaking News:

Dibawa ke TPST Bantargebang, Sampah di Hutan Mangrove Marunda Susah Terurai

Sampah yang mengotori hutan mangrove Marunda disinyalir terbawa angin dan terdorong air rob hingga masuk ke kawasan hutan tersebut.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Sampah yang mengotori hutan mangrove Marunda dibersihkan, Rabu (12/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Sampah yang mengotori hutan mangrove Marunda disinyalir terbawa angin dan terdorong air rob hingga masuk ke kawasan hutan tersebut.

Kasatpel LH Kecamatan Cilincing, Mahmudin, mengatakan air rob mendorong sampah sampai ke hutan mangrove, dan ketika surut sampah tersangkut di pohon mangrove.

"Itu bisa saja dari mana-mana kebawa angin, masuk ke hutan mangrove nih kebawa rob. Ketika dia (sampah) udah masuk airnya balik lagi ke sana (laut) sampahnya nyangkut," kata Mahmudin usai giat gerebek sampah, Rabu (12/12/2018).

Mahmudin menjelaskan sumber sampah sudah jelas berasal dari masyarakat.

Kebanyakan sampah yang berjenis sampah plastik disinyalir sudah ada di hutan mangrove sejak lama. Sebab, sampah yang berjenis sampah plasik, terutama sampah styrofoam yang paling banyak ditemui, paling susah terurai.

"Gini, inikan keliatan banyak styrofoam sama plastik. Styrofoam sama plastik sampe kapanpun di mana pun kan nggak bakal larut di air. Makanya ini nggak tahu sampah tahun kapan karena kan styrofoam ini sulit diurai kan," terang Mahmudin.

Mahmudin menduga kuat ada penjual makanan yang sengaja membuang sampahnya ke laut.

Hal itu terlihat dari banyaknya bungkus makanan styrofoam yang ditemui di hutan mangrove tersebut.

65 Petugas Gabungan Bersihkan Sampah di Hutan Mangrove Marunda

Sampah Penuhi Tepian Tanggul Laut Muara Baru

"Diliat aja sekarang kemasan tuh, itu kan penjual makanan itu. Misalnya Pop Mie atau apapun. Kalo yang kaya gitu-gitu itu yakin dari produsen. Tapi produsen udah jatuh di lapangan juga yang begini-begini kan. Pabrik mengemas dengan itu, ya jadinya gitu," pungkas Mahmudin.

Adapun dalam giat hari ini, petugas gabungan berhasil membersihkan sampah dengan total dua truk atau 20 meter kubik.

Usai dibersihkan, sampah dibawa ke TPST Bantargebang, Bekasi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved