Hujan Deras dan Angin Kencang, Baliho Setinggi 7 Meter Ambruk di Cikupa

Beruntung, baliho yang memiliki lebar 5x2 meter tersebut tersangkut sehingga tidak menutup ruas jalan hingga, tak membuat kemacetan di pintu keluar.

Hujan Deras dan Angin Kencang, Baliho Setinggi 7 Meter Ambruk di Cikupa
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Baliho setinggi tujuh meter yang ambruk dikarenakan hujan deras dan angin kencang yang melanda Kabupaten Tangerang, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKUPA - Hujan Deras diikuti angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang menyebabkan baliho setinggi tujuh meter ambruk.

Baliho yang ambruk itu berada di sisi ruas jalan Tol Cikupa dekat pintu keluar Tol Cikupa sekira pukul 18.00 WIB.

Beruntung, baliho yang memiliki lebar 5x2 meter tersebut tersangkut sehingga tidak menutup ruas jalan hingga, tak membuat kemacetan di pintu keluar Tol Cikupa.

Fariz, seorang petugas lalu lintas di kawasan Tol Cikupa mengatakan, baliho tersebut akan segera dilakukan proses evakuasi agar tak menimpa pengguna jalan yang melintas.

"Sedang proses pemindahan, supaya tidak menimpa masyarakat. Untuk akses keluar tol tidak mengalami kendala dan berjalan lancar," jelas Fariz di Kabupaten Tangerang, Rabu (12/12/2018).

LIPI Prediksi Jumlah Sampah Plastik Bakal Lebih Banyak Daripada Ikan di Lautan Pada 2050

Namun, ia mengakui masih terdapat kemacetan di pintu keluar Tol Cikupa namun bukan dikarenakan ambruknnya baliho setinggi tujuh meter itu.

Melainkan ada beberapa jalan yang terendam air karena hujan lebat yang melanda Kabupaten Tangerang.

"Memang ada hambatan tapi yang jelas bukan karena baliho tapi, beberapa ruas ini ada yang terendam jadi kondisi jalan tersendat," tutur Fariz.

Hingga saat ini, jalur lalu lintas masih berjalan kondusif dan tidak ada korban jiwa dan luka dari rubuhnya baliho tersebut.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved