IPW Desak Kapolresta Depok Tanggung Jawab Terkait Meninggalnya Tersangka Pencuri Sepada Motor

Neta S Pane meminta Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto bertanggung jawab atas kematian tersangka pencuri motor yang meninggal di tahanan

IPW Desak Kapolresta Depok Tanggung Jawab Terkait Meninggalnya Tersangka Pencuri Sepada Motor
www.swatt-online.com Neta S Pane 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto bertanggung jawab atas kematian tersangka pencuri sepeda motor Yulius Lucas Tahapary (35) yang meninggal di Mapolresta Depok pada Rabu (15/11/2018).

Neta S Pane menegaskan tersangka yang masih mendekam di sel tahanan polisi merupakan tanggung jawab polisi, terlebih adanya luka lebam di sejumlah tubuh yang sudah diakui Polresta Depok.

"Kapolres Depok harus bertanggung jawab atas kematian ini, dan polisi yang menjaga tahanan itu juga harus bertanggung jawab. Apa pun penyebabnya, tahanan tewas di kantor polisi itu tanggung jawab polisi," kata Neta S Pane saat dihubungi wartawan di Pancoran Mas, Depok, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, dugaan Yulius meninggal karena dianiaya merupakan hal yang tak bisa dikesampingkan dan patut disoroti bagaimana penanganan tersangka.

Kondisi tersangka saat ditangkap dan sebelum ditahan perlu dipastikan karena selain menyangkut hak hidup juga standar operasional prosedur yang dimiliki polisi.

"Karena nasib tahanan di bawah kendali polisi, dengan matinya tahanan itu ya patut di curigai. Apakah akibat pemukulan atau yang lain. Penyiksaan melanggar UU, siapa pun enggak, boleh apalagi polisi sebagai aparatur penegak hukum. Justru dia harus memproses hukum secara profisional," ujarnya.

Perihal sikap Didik yang sampai sekarang belum angkat bicara terkait kematian Yulius, Neta menyebut Polri perlu mengambil sikap tegas.

Dia menilai Didik layak dicopot dari jabatan atas musibah kematian Yulius yang baru tiga hari mendekam di Mapolresta Depok sebagai tersangka.

"Kapolres jangan enak-enakan, dia juga harus bertanggung jawab sama anak buahnya. Jangan tahanan tewas di kantor polisi Kapolresnya enak-enakan. Bila perlu Kapolres harus dicopot dari jabatanya supaya ada efek pembelajaran," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved