Hari Terakhir Pemutihan Pajak, Puluhan Warga Datangi Samsat Jakarta Timur

Puluhan warga masih banyak yang mengantre di Samsat Jakarta Timur untuk membayar pajak kendaraan bermotornya.

Hari Terakhir Pemutihan Pajak, Puluhan Warga Datangi Samsat Jakarta Timur
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Puluhan warga mengantre untuk melakukan penghapusan pajak, di Samsat Jakarta Timur, Sabtu (15/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapus sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) , Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) mulai 15 November hingga 15 Desember 2018.

Pada hari terakhir, puluhan warga masih banyak yang mengantre di Samsat Jakarta Timur untuk membayar pajak kendaraan bermotornya.

"Harus dimanfaatin kalau ada yang seperti ini. Sengaja hari terakhir dikira sepi, rupanya masih ramai juga di sini (Samsat Jakarta Timur)," ujar Rio (34), salah satu warga yang sedang mengantre, Sabtu (15/12/2018).

Selain Rio, adapula Mukti (42) yang juga terlihat mengantre untuk menunggu gilirannya, memanfaatkan penghapusan atau pemutihan pajak pada hari terakhir.

Dirinya mengapresiasi pihak Samsat Jakarta Timur, yang menambah loket pelayanan dan jam operasionalnya hingga pukul 16.00 WIB.

"Samsat nya tahu sepertinya, hari terakhir banyak yang datang. Jadi lebih cepat ada loket tambahan. Terus lebih santai juga, soalnya biasanya jam 3 (sore) sudah tutup," ujar Mukti.

Pantauan TribunJakarta.com di Samsat Jakarta Timur , puluhan orang mengantre di ruang tunggu menunggu giliran membayar pajak kendaraan.

Sebagian besar pemilik kendaraan yang ingin membayar pajak, tahu hari ini merupakan hari terkahir penghapusan sanksi pajak.

Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Timur Iwan Syaefudin, mengatakan bahwa menambah loket dan jam operasional layanan.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Jakarta Timur Gelar Apel Operasi Praja Wibawa

Jelang Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Jakarta Timur Gelar Apel Operasi Praja Wibawa

Hal itu dilakukan agar dapat melayani banyak warga yang memanfaatkan masa penghapusan dan pemutihan sanksi pajak kendaraan.

"Ada tambahan loket pembayaran juga. Loket ditambah karena banyaknya wajib pajak yang datang untuk membayar, apalagi mau hari terakhir," ujar Iwan Syaefudin.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved