Pilpres 2019

Kubu Prabowo-Sandi Diminta Berhenti Lakukan Sandiwara Politik

Irma menilai, langkah-langkah dengan mempertontonkan sandiwara politik sangat tidak mendidik masyarakat

Kubu Prabowo-Sandi Diminta Berhenti Lakukan Sandiwara Politik
Tribunnews.com/Instagram @sandiuno
Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago mendesak kubu Prabowo-Sandi agar menghentikan sandiwara-sandiwara politik demi meraih simpati publik.

Irma menilai, langkah-langkah dengan mempertontonkan sandiwara politik sangat tidak mendidik masyarakat.

Politisi Nasdem ini mencontohkan sandiwara yang kerap dipertontonkan mulai dari kasus kabar bohong Ratna Sarumpaet hingga yang terakhir sandiwara penolakan cawapres Sandiaga Uno di pasar di Kota Pinang, Sumatra Utara (Sumut).

"Kami sudah beberapa kali mendapatkan fakta bahwa mereka selalu bikin sandiwara. Yang pertama, sandiwaranya Ratna Sarumpaet yang sama-sama tahu bahwa itu pasti ada sutradaranya, enggak mungkin enggak ada sutradaranya. Tapi karena sutradaranya tidak profesional makanya ketahuan sama juga dengan Sandiwara Uno ini di pasar ketahuan karena sutradaranya enggak handal,” kata Irma di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (14/12/2018)

"Itu keliatan sekali permainan playing victimnya. Menurut kami ini sandiwara sandiwara yang tidak mendidik rakyat,” sambungnya.

Soal Pengusiran Sandiaga Uno, Ini Kata Ali Mochtar Ngabalin

Tak hanya itu, Irma juga menilai sandiwara tersebut sengaja dilakukan pihak Prabowo-Sandi dikarenakan terbiasa membuat berita bohong dan terus berulang-ulang.

"Tentunya kelihatan sekali bahwa ini sengaja dilakukan karena memang terbiasa membuat hoaks. Membuat hoaks, membuat fitnah terlalu biasa baginya, kayaknya ini hal-hal selalu diulang diulang diulang," jelas Irma.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Timses Jokowi: Sandiwara Politik Sandiaga Uno Tak Mendidik Rakyat

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved