Sepanjang Masa Penghapusan Sanksi, Samsat Jakarta Barat Kumpulkan Rp 25 Miliar dari Penunggak Pajak

Elling menjelaskan, angka tersebut berasal dari 21.740 kendaraan baik roda dua dan roda empat yang membayar PKB di Samsat Jakarta Barat.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Masyarakat mengantre untuk membayar PKB di Samsat Jakarta Barat, Kamis (13/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Masa penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah berakhir pada Sabtu (15/12/2018) lalu.

Selama satu bulan diberlakukannya program tersebut sejak 15 November 2018, Samsat Jakarta Barat mendapat Rp 25 Miliar lebih dari para penunggak PKB.

"Penerimaan PKB selama masa penghapusan sanksi administasi sejak 15 November sampai 15 Desember 2018 sebesar Rp 25.227.067.200," kata Kepala Unit PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ‎Jakarta Barat, Elling Hartono saat dikonfirmasi, Senin (17/12/2018).

Elling menjelaskan, angka tersebut berasal dari 21.740 kendaraan baik roda dua dan roda empat yang membayar PKB di Samsat Jakarta Barat.

"‎Untuk datanya yakni sebanyak 17.154 roda dua sebesar Rp 6.685.683.480 dan 4.586 roda empat sebesar Rp 18.540.383.720," kata Elling.

Gerindra Sebut Pemilihan Kandidat Wagub DKI Pengganti Sandiaga Tak Mungkin Selesai Tahun Ini

Meski program penghapusan sanksi administratif telah berakhir, Elling menyebut Samsat Jakarta Barat masih dipenuhi para wajib pajak yang ingin mengurus PKB.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya pun kan menambah waktu pelayanan dari yang normalnya sejak Pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

"Kalau memang membludak seperti kemarin saat penghapusan sanksi, kami akan lakukan penambahan waktu pelayana, tapi ini sifatnya situasional saja," kata Elling.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved