Breaking News:

Tersangka Perusakan Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru Terancam Lima Tahun Penjara

Demokrat tetap akan melakukan investigasi atas kasus perusakan atribut partainya yang terjadi pada Sabtu (15/12/2018) dini hari kemarin.

Tangkapan layar video beredar
Ketua Umum Demokrat SBY memegang baliho ucapan selamat dayang milik partainya dirusak orang di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan investigasi atas kasus perusakan atribut partainya yang terjadi pada Sabtu (15/12/2018) dini hari kemarin.

Bahkan, hingga saat ini mereka masih mengumpulkan data-data dan bukti terkait kasus tersebut.

Meskipun pihak Polda Riau sudah menetapkan 3 orang tersangka atas kasus tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi sikap pihak kepolisian, namun upaya investigasi kami tetap lanjut," ujar Ferdinand Hutahaean saat dijumpai di Hotel Pangeran, Senin (17/12/2018).

Investigasi tersebut dilakukan untuk menelusuri para pelaku intelektual pada kasus tersebut.

Sebab, dari keterangan salah satu pelaku, jumlah mereka sebanyak 35 orang.

"Kami ingin kasus tersebut dikembangkan hingga ke atas," ujarnya.

Masih Banyak Orangtua di Kota Bekasi yang Belum Tahu Kegunaan KIA

5 Bintang Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 Dilirik Tim Besar Liga 1 2019

Ketika ditanya apa upaya Demokrat jika penyelidikan kasus tersebut berhenti di 3 tersangka tersebeut, Ferdinand enggan berandai-andai.

Kata dia, pihak kepolisian saat ini sudah sangat profesional dalam menegakkan hukum.

"Saya yakin dan percaya dengan pihak kepolisian. Mereka sudah sangat profesional," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved