Breaking News:

2019, Indonesia Bakal Punya Pusat Budidaya Ubur-ubur di Sea World Ancol

Pusat budidaya ubur-ubur yang bakal dibangun di Sea World, menurut Rika, tidak berupa akuarium display seperti yang dilihat pengunjung saat ini

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Seorang pengunjung Pantai Lagoon menangkap seekor ubur-ubur dengan mangkok plastik transparan, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Pengelola Sea World Ancol tengah mempersiapkan sebuah pusat budidaya ubur-ubur pertama di Indonesia.

Rencananya, pusat budidaya ubur-ubur yang telah dipersiapkan setahun belakangan itu akan dihadirkan di dalam Sea World Ancol pada awal tahun 2019 mendatang.

Vice President Sea World Ancol, Rika Sudranto mengatakan pusat budidaya berupa laboratorium karantina ubur-ubur saat ini tengah dipersiapkan.

Selain itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan SDM yang mumpuni untuk melakukan riset terkait perkembangbiakan ubur-ubur.

"Secara konstruksi kita sudah jadi semua, tapi nanti. Kita sedang mengirim orang untuk belajar. Jadi kami sudah menyediakan SDM untuk mempelajari bagaimana perkembangan ubur-ubur. (Pusat budidaya) ada di sini. Di karantina. Khususnya adalah laboratorium breeding jellyfish. Jadi tempat khusus untuk membudidayakan ubur-ubur," ungkap Rika, Selasa (18/12/2018).

Pusat budidaya ubur-ubur yang bakal dibangun di Sea World, menurut Rika, tidak berupa akuarium display seperti yang dilihat pengunjung saat ini.

Sepanjang 2018, Sudin Kehutanan Jakarta Timur Pangkas 12.032 Pohon

Penempatannya akan ada di back office Sea World Ancol. Peruntukannya, imbuh Rika, untuk penelitian ubur-ubur bagi para ilmuwan ataupun pelajar.

"Tidak didisplay, hanya di back office. Tetapi nanti fungsinya untuk pelajar atau mahasiswa ingin memperdalam, karena di Indonesia belum ada fasilitas itu," ucapnya.

Rika menambahkan Sea World Ancol akan mengajak kerjasama pihak luar negeri dalam proyek pusat budidaya ubur-ubur ini.

Sea World akan menggandeng pihak dari China dan Hongkong yang sudah lebih dahulu punya pusat budidaya ubur-ubur.

"Mungkin dalam waktu dekat juga kita akan MOU, bekerjasama dengan yang ada di luar," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved