4 Fakta Kosmetik Oplosan di Jatim, Endorse Artis Mulai Dari Rp 7 Juta Hingga Artis Dangdut Diperiksa

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu polisi membongkar pabrik kosmetik oplosan yang tidak mengantongi ijin dari BPOM.

KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Barang bukti produk kosmetik ilegal diamankan di Mapolda Jatim, Selasa (4/12/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM - NK memenuhi panggilan Polda Jawa Timur terkait dugaan endorse kosmetik oplosan yang tengah diselidiki polisi, Selasa (18/12/2018).

Pelantun lagu "Jaran Goyang" itu menjadi artis pertama yang datang memenuhi panggilan polisi.

Selain NK, sejumlah artis papan atas juga direncanakan akan diperiksa polisi.

Mereka adalah VV, NR, MP, NK, DJB, dan DK.

Sementara itu, berdasar penyelidikan sementara, tarif untuk menyewa sejumlah artis tersebut untuk endorse produk, antara Rp 7 Juta hingga Rp 15 Juta per pekannya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu polisi membongkar pabrik kosmetik oplosan yang tidak mengantongi ijin dari BPOM.

KIL, pemilik usaha, telah diamankan berikut dengan sejumlah barang bukti.

Inilah fakta baru kasus kosmetik oplosan di Jawa Timur:

1. Tarif menyewa artis untuk endorse kosmetik oplosan

Polisi mengungkap tarif paling murah untuk menyewa artis dalam sepekan Rp 7 juta.

Halaman
123
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved