Breaking News:

Anies Ucapkan Terima Kasih ke Pemilik Warung Pempek yang Sumbang Lahan untuk Pembangunan Kereta MRT

Uday, seorang pemilik Warung Mpek-Mpek Pak Raden di Fatmawati merupakan satu dari 357 warga yang terdampak proyek Kereta Moda Raya Terpadu (MRT).

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat diujicoba melintasi rel di Kawasan Depo MRT, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Uday, seorang pemilik Warung Mpek-Mpek Pak Raden di Fatmawati merupakan satu dari 357 warga yang terdampak proyek Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Hal tersebut diinfokan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada media sosial Instagram resmi miliknya @aniesbaswedan.

"Terima kasih Pak Uday! Ada 357 keluarga seperti Pak Uday yang terdampak proyek MRT," tulis Anies diakunnya, Selasa (18/12/2018).

Kereta MRT yang diberi nama Ratangga ini ditargetkan beroprasi awal Maret 2019 mendatang.

Anies mengatakan nantinya setiap pergerakan Ratangga merupakan ladang pahala bagi Uday dan warga lainnya yang ikhlas berkontribusi menyerahkan sebagian lahannya untuk mendukung kelancaran pembangunan kereta MRT.

"Bulan Maret 2019 saat MRT mulai berjalan, ada tanda pahala mereka disetiap pergerakkan Ratangga. Anak cucu mereka akan bangga. Keikhlasan mereka memberi manfaat bagi ratusan ribu - jutaan warga yang akan melewatinya kelak," kata Anies.

Kemendagri Bakal Beri Peringatan ke Anies Baswedan karena Acungkan Jari di Acara Gerindra

Hal tersebut dilakukan Uday, sebab ia gerah melihat kemacetan di Jakarta terutama disekitar tempat jualannya setiap hari.

"Untuk kondisi secara umum ya masih belum memuaskan, karena disana-sini masih ada kemacetan dimana-mana," kata Uday dalam video unggahan Anies.

Meskipun merasa rugi, namun ia mengaku ikhlas demi kepentingan masyarakat banyak dan mendukung Kota Jakarta agar semakin maju.

"Secara pribadi sih saya merasa rugi, tapi itukan untuk masa depan, untuk masyarakat umum, jadi kita mendukung kepentingan ini demi majunya kota Jakarta," kata Uday.

Pasalnya ia menilai transportasi umum terutama Kereta MRT Jakarta ini sudah layak dan nyaman untuk masyarakat dan pastinya jika penggunaan kendaraan pribadi semakin dikit, maka permasalahan kemacetan akan segera terurai.

"Pertama tentunya kami sangat mendukung masyarakat Jakarta untuk mulai menggunakan angkutan transportasi umum, karena kebanyakan sudah kelihatan nyaman. Kalau setiap individu mengurangi penggunaan kendaaran pribadi untuk kekantor ataupun lainnya, itu akan mengurangi kemacetan," ungkap Uday.

Iapun mengajak seluruh masyarakat khususnya warga DKI Jakarta untuk menggunakan fasilitas transportasi kereta MRT pada 2019 mendatang. (M16)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Warga Fatmawati Ikhlas Berikan Sebagian Lahan untuk Dukung Pembangunan Kereta MRT Jakarta

 

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved