Selama 2018, Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Timur Meningkat 8,15 Persen
Satlantas wilayah Jakarta Timur telah mengeluarkan data kecelakaan di wilayahnya selama setahun ini.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Satlantas wilayah Jakarta Timur telah mengeluarkan data kecelakaan di wilayahnya selama setahun ini.
Berdasarkan data tersebut, ada peningkatan kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebesar 8,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun 2017 total ada 945 laka, sementara tahun 2018 ini sampai dengan 16 Desember ada 1.022 kejadian," ucap Kanit Laka Satlantas Jakarta Timur AKP Agus, Selasa (18/12/2018).
Dikatakan Agus, peningkatan jumlah laka lantas ini sejalan dengan kenaikan jumlah korban kecelakaan.
Dimana pada tahun 2018 ada 1.191 orang menjadi korban di jalanan Jakarta Timur. Meningkat 136 orang dibanding sebelumnya sebanyak 1.055 orang.
Meski demikian, ada penurunan jumlah korban jiwa pada tahun 2018 ini dibanding tahun 2017.
"Tahun 2017 ada 62 orang meninggal dunia di jalanan Jakarta Timur, sementara di tahun ini ada 54 orang," ujarnya saat dihubungi TribunJakarta.com.
• Jakarta Utara Wilayah Paling Rawan Kecelakaan, Kasat Lantas Akui Jumlah Personel Kurang
• Wajah Terbakar Akibat Kecelakaan Pesawat Pada 1997, Ini Kisah Kapten Sigit Hani Hadiyanto
Kerugian materiil yang diakibatkan oleh kecelakaan yang terjadi pun mengalami penurunan cukup signifikan, mencapai Rp 956,2 juta.
"Angka kerugian materiil tahun lalu mencapai Rp 3,3 miliar lebih lebih, sementara tahun ini turun menjadi Rp 2,38 miliar," kata Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilsutrasi-kecelakaan-sepeda-motor_20180808_100642.jpg)