Ibas: Jaga Persatuan dan Hargai Pemimpin Bangsa

Ibas berharap masyarakat Pacitan menjadi bagian pemersatu bangsa serta melindungi bangsa Indonesia.

Ibas: Jaga Persatuan dan Hargai Pemimpin Bangsa
Istimewa/Dokumentasi Edhie Baskoro Yudhoyono
Edhie Baskoro gandeng Kementerian Pariwisata gelar Festival Wonderful Kota 1001 Goa di Pacitan 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak masyarakat Pacitan bersatu dan rukun.

Kali ini Ibas sengaja serap aspirasi di dua Desa sambil bersilaturahmi dengan para tokoh masyarakat Selasa (18/12/2018).

Ketika berkunjung ke Dukuh Krajan, Desa Sukodono, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Ibas berharap masyarakat Pacitan menjadi bagian pemersatu bangsa serta melindungi bangsa Indonesia.

“Masyarakat Pacitan jangan mudah dihasut dan diadu domba,” kata Anggota Komisi X DPR RI ini.

Ibas percaya saat ini masyarakat Pacitan sangat supel, tertib dan tidak berbuat onar.

“Kita hari ini bangga kita menjadi orang Pacitan karena Alhamdulilah kehidupan saat jauh lebih baik walaupun berada di ujung barat selatan Jawa Timur,” imbuhnya.

Putra ke 2, Presiden SBY ini juga menyampaikan terimakasih kepada warga Pacitan karena sangat sabar dalam menghadapi kehidupan.
“Semua pemimpin menginginkan masyarakatnya maju dan sejahtera termasuk Pak SBY yaitu ingin masyarakat kita maju dan sejahtera. Mari kita menjaga NKRI, NKRI Harga mati,” tegasnya.

Masih menurutnya siapapun Presiden pasti ingin masyarakat adil dan sejahtera.

“Tentu semua pemimpin kita menginginkan yang terbaik buat rakyatnya,” jelasnya.

Selanjutnya, saat silaturahmi di Desa Mantren Kecamatan Punung, Ibas mengajak masyarakat Pacitan untuk bersama-sama menyampaikan terimakasih baik itu kepada Founding Father Bung Karno, Presiden Soeharto, Presiden BJ Habibie, Presiden Gus Dur, Presiden Megawati, Presiden SBY hingga Presiden Jokowi.

Tak Mau Komentar, Anies Hanya Tersenyum saat Ditanya Soal Acungkan Dua Jari di Acara Gerindra

Pemilu, menurut Ibas adalah ajang untuk mengukur kualitas demokrasi, sehingga sangat penting bagi bangsa kita, bahwa kita mampu berdemokrasi dengan baik.

“Pemilu adalah salah satu ajang untuk mengukur kualitas demokrasi kita, jadi sangat perlu bagi kita untuk terus saling menghargai pilihan masing-masing, tidak kisruh dan saling bertoleransi,” ucapnya.

Ibas juga menegaskan dirinya akan selalu berkomitmen dalam mengawal program yang pro rakyat seperti yang sudah dicontohkan oleh SBY.

“Pak SBY sebagai pemimpin saat menjabat menjadi presiden mampu membuat kebijakan yang monumental dan pro rakyat, sehingga saya berkomitmen juga untuk terus mengawal program pro rakyat agar warga semakin sejahtera,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved