Pemprov DKI Bakal Tambah 3 Gerai Penjual Bahan Pangan Murah

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan tiga gerai tambahan yang sedang dibangun rencananya rampung sebelum masuk tahun 2019.

Pemprov DKI Bakal Tambah 3 Gerai Penjual Bahan Pangan Murah
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Gerai Fish Angke di Jalan Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional No. 1, RT 06/RW 01, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Pemprov DKI Jakarta bakal membangun tiga gerai tambahan yang menjual bahan pangan murah bersubsidi dalam waktu dekat.

Saat ini, sudah ada tujuh gerai penjual bahan pangan murah yang tersebar di DKI Jakarta, meliputi wilayah Rorotan dan Muara Angke (Jakarta Utara), Slipi (Jakarta Barat), Klender dan Bambu Apus (Jakarta Timur), Gunung Sahari (Jakarta Pusat), dan Ragunan (Jakarta Selatan).

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan tiga gerai tambahan yang sedang dibangun rencananya rampung sebelum masuk tahun 2019.

Pemprov masih punya 12 hari lagi untuk menyelesaikan dan meresmikan tiga gerai bahan pangan murah tambahan.

"Kami masih punya target tiga lagi, mudah-mudahan selesai dalam waktu 12 hari lagi menuju 2019," kata Darjamuni usai peresmian gerai Fish Angke di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (19/12/2018).

Darjamuni menyebutkan, tiga gerai tambahan yang bakal diresmikan ada di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

"Satu abis ini di Kamal Muara, dekat kampung nelayan. Terus di Jakpus, Kantor Wali Kota. Terus kemarin sedang dalam perbaikan itu di daerah Jakarta Pusat juga, itu yang terakhir tanggal 29 (Desember)," kata Darjamuni.

Beli Bahan Pangan Murah Jadi Lebih Dekat dengan Adanya Gerai Fish Angke

Darjamuni menjelaskan produk bersubsidi yang bisa didapatkan di gerai yang sudah dan bakal ada misalnya beras, daging sapi, daging ayam, ikan, telur, dan susu.

Mereka yang bisa mendapatkan barang subsidi tersebut di antaranya pemegang KJP, lansia dengan Kartu Jakarta Lansia (KJL), penyandang disabilitas dan penghuni rusun.

"Di sini memang tujuan utama kami untuk mendistribusikan pangan bersubsidi yang enam produk itu. Tapi karena sudah di tengah masyarakat kita siapkan juga yang tidak bersubsidi bisa beli dengan harga biasa tapi jauh lebih murah dari pasaran," kata Darjamuni.

Darjamuni berharap dengan adanya gerai bahan pangan murah, masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga murah tanpa harus jauh-jauh ke pasar.

"Kami pilih di tengah-tengah komunitas yang tidak ada pasarnya atau jauh," ucapnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved